Liga inggris 11 Februari 2026 | 03:15 WIB
Liga inggris 11 Februari 2026 | 02:30 WIB
Liga inggris 11 Februari 2026 | 02:30 WIB
Liga inggris 11 Februari 2026 | 02:30 WIB
Liga inggris 8 Februari 2026 | 23:30 WIB
Liga inggris 8 Februari 2026 | 21:00 WIB
Liga inggris 8 Februari 2026 | 00:30 WIB
Liga inggris 7 Februari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 7 Februari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 7 Februari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 7 Februari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 7 Februari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 7 Februari 2026 | 19:30 WIB
Liga inggris 7 Februari 2026 | 03:00 WIB
Liga inggris 3 Februari 2026 | 03:00 WIB
Liga inggris 1 Februari 2026 | 23:30 WIB
Liga inggris 1 Februari 2026 | 21:00 WIB
Liga inggris 1 Februari 2026 | 21:00 WIB
Liga inggris 1 Februari 2026 | 21:00 WIB
Liga inggris 1 Februari 2026 | 03:00 WIB
Liga inggris 1 Februari 2026 | 00:30 WIB
Liga inggris 31 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 31 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 31 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 27 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga inggris 25 Januari 2026 | 23:30 WIB
Liga inggris 25 Januari 2026 | 21:00 WIB
Liga inggris 25 Januari 2026 | 21:00 WIB
Liga inggris 25 Januari 2026 | 21:00 WIB
Liga inggris 25 Januari 2026 | 00:30 WIB
Liga inggris 24 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 24 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 24 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 24 Januari 2026 | 19:30 WIB
Liga inggris 20 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga inggris 18 Januari 2026 | 23:30 WIB
Liga inggris 18 Januari 2026 | 21:00 WIB
Liga inggris 18 Januari 2026 | 00:30 WIB
Liga inggris 17 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 17 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 17 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 17 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 17 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 17 Januari 2026 | 19:30 WIB
Liga inggris 9 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga inggris 8 Januari 2026 | 03:15 WIB
Liga inggris 8 Januari 2026 | 03:15 WIB
Liga inggris 8 Januari 2026 | 02:30 WIB
Liga inggris 8 Januari 2026 | 02:30 WIB
Liga inggris 8 Januari 2026 | 02:30 WIB
Liga inggris 8 Januari 2026 | 02:30 WIB
Liga inggris 8 Januari 2026 | 02:30 WIB
Liga inggris 8 Januari 2026 | 02:30 WIB
Liga inggris 7 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga inggris 5 Januari 2026 | 00:30 WIB
Liga inggris 4 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 4 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 4 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 4 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 4 Januari 2026 | 19:30 WIB
Liga inggris 4 Januari 2026 | 00:30 WIB
Liga inggris 3 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 3 Januari 2026 | 22:00 WIB
Liga inggris 3 Januari 2026 | 19:30 WIB
Liga inggris 2 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga inggris 2 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga inggris 2 Januari 2026 | 00:30 WIB
Liga inggris 2 Januari 2026 | 00:30 WIB
Liga inggris 31 Desember 2025 | 03:15 WIB
Liga inggris 31 Desember 2025 | 03:15 WIB
Liga inggris 31 Desember 2025 | 02:30 WIB
Liga inggris 31 Desember 2025 | 02:30 WIB
Liga inggris 31 Desember 2025 | 02:30 WIB
Liga inggris 31 Desember 2025 | 02:30 WIB
Liga inggris 28 Desember 2025 | 23:30 WIB

Oliver Glasner: Peraih Trofi Liga Europa, Calon Pelatih Mees Hilgers di Crystal Palace

Arif Budi Suara.Com
Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:44 WIB
Oliver Glasner: Peraih Trofi Liga Europa, Calon Pelatih Mees Hilgers di Crystal Palace
Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner. (Instagram/@cpfc)

Suara.com - Oliver Glasner telah mengukir namanya sebagai salah satu arsitek taktik paling disegani di Eropa.

Kini dirinya menjadi calon pelatih dari pemain Timnas Indonesia yaitu Mees Hilgers.

Nama Mees Hilgers sendiri sedang diisukan dengan Crystal Palace.

Nah, Oliver Glasner adalah pelatih yang saat ini menukangi Crystal Palace

Mees Hilgers. (instagram.com/@meeshilgers)
Mees Hilgers. (instagram.com/@meeshilgers)

Profil Olver Glasner

Sebelum dikenal sebagai pelatih jenius, pria kelahiran Salzburg, Austria, pada 28 Agustus 1974 ini adalah seorang bek tangguh.

Setelah menimba ilmu di SV Riedau, ia bergabung dengan SV Ried pada 1993 saat klub tersebut masih berkompetisi di kasta kedua Liga Austria.

Loyalitasnya terbayar saat ia turut membawa timnya promosi ke Austria Bundesliga pada 1995.

Puncak karier bermainnya terjadi pada musim 1997/1998 saat ia mengangkat trofi Piala Austria.

Setelah sempat membela LASK selama satu musim, ia kembali ke SV Ried dan sekali lagi membantu klubnya promosi pada 2005.

Baca Juga: Dirumorkan Gabung Crystal Palace, Mees Hilgers Penuhi Syarat Main di Premier League?

Namun, takdir berkata lain. Karier bermainnya selama 16 tahun dengan catatan lebih dari 500 laga harus berakhir lebih cepat pada 2011, setelah dokter menyarankannya pensiun akibat operasi mata.

Pensiun sebagai pemain tidak menghentikan kecintaan Glasner pada sepak bola.

Ia langsung beralih profesi, memulai karier kepelatihannya sebagai asisten Roger Schmidt di Red Bull Salzburg.

Pelajaran dari salah satu pelatih top Austria itu menjadi bekal berharga saat ia menerima tawaran sebagai pelatih kepala di mantan klubnya, SV Ried, pada musim 2014/2015.

Langkah besarnya terjadi semusim berselang saat ia bergabung dengan LASK, memegang peran ganda sebagai Direktur Olahraga dan pelatih.

Di sinilah sentuhan magisnya mulai terlihat. Ia berhasil membawa LASK promosi ke kasta tertinggi pada 2016/2017, dan semusim kemudian mengantar timnya finis di peringkat keempat dan meraih tiket kualifikasi Liga Eropa.

Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner. (Instagram/@cpfc)
Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner. (Instagram/@cpfc)

Kesuksesan di Austria menarik perhatian klub Bundesliga, VfL Wolfsburg, yang merekrutnya atas rekomendasi Jorg Schmidt.

Di Jerman, reputasi Glasner semakin meroket. Pada musim pertamanya, ia langsung membawa Wolfsburg lolos ke Liga Eropa.

Prestasinya semakin gemilang di musim kedua saat ia mengantar Wolfsburg finis di peringkat empat dan lolos ke Kualifikasi Liga Champions.

Pada Mei 2021, Eintracht Frankfurt mengumumkan Glasner sebagai pelatih kepala baru mereka.

Di sinilah ia mencapai puncak karier kepelatihannya sejauh ini.

Setelah melalui masa-masa awal yang sulit, ia berhasil mengubah Frankfurt menjadi tim yang disegani.

Puncaknya adalah saat membawa anak asuhnya menyingkirkan raksasa Spanyol, Barcelona di perempat final dalam perjalanan mereka menuju semifinal Liga Eropa 2021/2022.

Pada akhirnya Eintracht Frankfurt menjadi juara setelah mengalahkan Rangers di final lewat adu penalti usai skor imbang 1-1 di waktu normal.

Perjalanan kariernya lalu berjalan ke Crystal Palace yang ditunjuk pada 2024 lalu.

Nyatanya tak butuh waktu lama bagi Oliver Glasner untuk meraih prestasi.

Buktinya ia berhasil membawa Crystal Palace menang Piala FA 2024/2025 dan teranyar Community Shield.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya âž”
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya âž”
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya âž”
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya âž”
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya âž”
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya âž”
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya âž”
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya âž”
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya âž”
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya âž”
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya âž”
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI