Meski begitu, NEC punya posisi kuat dalam negosiasi.
Kontrak Verdonk masih panjang hingga Juni 2028.
Selain itu, NEC baru saja melepas beberapa pemain bintang dengan nilai tinggi.
Di sisi lain, Verdonk pernah membuka peluang hengkang.
Ia menyatakan bersedia pindah jika ada tawaran yang tepat.
“Jika ada peluang menarik, saya akan mempertimbangkannya,” ucapnya beberapa waktu lalu.
Kini, keputusan ada di tangan NEC Nijmegen.
Apakah mereka melepas bek andalan Timnas Indonesia itu ke Lille?
Atau mempertahankan Verdonk demi ambisi besar di Eredivisie musim ini?
Baca Juga: Thom Haye dan 3 Alasan Dirinya Memilih Liga Indonesia sebagai Kelanjutan Karier Profesionalnya
Kontributor : Imadudin Robani Adam