- Joao Felix mencetak hat-trick pada debutnya untuk Al Nassr.
- Al Nassr menang telak 5-0 berkat kombinasi tiga pemain bintang.
- Kemenangan ini menunjukkan ambisi besar Al Nassr meraih gelar juara.
Suara.com - Joao Felix langsung mencuri perhatian dalam debutnya bersama Al Nassr di Liga Arab Saudi musim 2025/2026.
Pemain berusia 25 tahun asal Portugal itu mencetak tiga gol sekaligus mengantarkan timnya meraih kemenangan besar 5-0 atas Al Taawoun pada laga pembuka yang berlangsung Sabtu (30/8).
Kemenangan ini tidak hanya menunjukkan kualitas lini serang Al Nassr, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kombinasi pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo, Kingsley Coman, dan Felix bisa menjadi ancaman serius di kompetisi.
Felix membuka keunggulan tim pada menit ketujuh setelah menerima umpan matang dari lini tengah dan menuntaskannya dengan tembakan akurat yang tidak mampu dihentikan kiper lawan.
Dominasi Al Nassr semakin nyata di babak kedua ketika Cristiano Ronaldo menambah gol lewat titik putih pada menit ke-54.
Gol penalti tersebut menjadi catatan spesial bagi sang kapten karena menambah koleksi gol sepanjang kariernya menjadi 940, semakin mendekatkannya ke rekor 1.000 gol yang sangat bersejarah dalam dunia sepak bola.
Tidak berhenti sampai di situ, hanya satu menit setelah penalti Ronaldo, rekrutan baru lainnya Kingsley Coman langsung memberi kontribusi besar dengan mencetak gol ketiga untuk Al Nassr.
Felix kemudian menambah keunggulan tim dengan gol keduanya pada menit ke-67 yang membuat Al Nassr unggul 4-0 dan semakin percaya diri di hadapan pendukungnya.
Laga ini ditutup dengan hat-trick perdana Felix di Liga Arab Saudi yang lahir pada menit ke-87, memastikan Al Nassr mengakhiri pertandingan dengan skor telak 5-0.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Catat Rekor Baru, Jadi Pemain Pertama Cetak 100 Gol di Empat Klub Berbeda
Penampilan gemilang Felix di laga perdana memperlihatkan bahwa keputusan manajemen Al Nassr mendatangkannya dari Chelsea bulan lalu merupakan langkah tepat untuk memperkuat sektor serangan.
Luis Castro sebagai pelatih juga terlihat puas dengan cara timnya bermain, terutama karena kerja sama tiga bintang anyar langsung berjalan efektif sejak awal musim.
Statistik pertandingan menegaskan dominasi Al Nassr dengan penguasaan bola mencapai 59,4 persen, serta 21 tembakan yang menghasilkan expected goals (xG) 2,46.
Sebaliknya, Al Taawoun hanya mampu membalas dengan empat peluang lemah yang mencatatkan xG 0,11, menandakan betapa sulitnya mereka menembus pertahanan lawan.
Kemenangan ini menempatkan Al Nassr di posisi puncak klasemen sementara Liga Saudi Pro dengan selisih gol +5 dari pertandingan perdana mereka.
Awal musim ini menjadi sinyal kuat bahwa Al Nassr berambisi besar mempertahankan konsistensi di papan atas, sekaligus mengincar gelar juara dengan materi pemain yang semakin mewah.