Kasus 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Kapan Manchester City Dikurangi 60 Poin?

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Senin, 09 Maret 2026 | 09:15 WIB
Kasus 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Kapan Manchester City Dikurangi 60 Poin?
Kasus 115 pelanggaran finansial yang menjerat Manchester City di Premier League kembali menjadi sorotan. [Instagram Manchester City]
  • Manchester City didakwa atas 115 pelanggaran finansial sejak Februari 2023; sidang telah selesai pada Desember 2024.
  • Mantan eksekutif liga memprediksi hukuman pengurangan poin besar, bahkan mencapai 60 poin, jika terbukti bersalah.
  • Skala kasus City jauh lebih besar dibanding kasus sebelumnya, namun sanksi degradasi penuh mungkin di luar wewenang liga.

Suara.com - Kasus 115 pelanggaran finansial yang menjerat Manchester City di Premier League kembali menjadi sorotan.

Seorang mantan eksekutif liga menyebut hukuman pengurangan poin besar bisa menjadi skenario paling realistis jika klub dinyatakan bersalah.

Manchester City pertama kali didakwa melakukan 115 pelanggaran aturan keuangan pada Februari 2023.

Beberapa tuduhan juga berkaitan dengan regulasi UEFA, bahkan jumlah sebenarnya disebut mendekati 130 pelanggaran.

Klub asuhan Pep Guardiola itu terus membantah semua tuduhan. Sidang publik selama delapan minggu bahkan telah digelar antara Oktober hingga Desember 2024.

Namun hingga kini, putusan resmi belum diumumkan. Padahal sebelumnya vonis diperkirakan keluar menjelang akhir musim lalu.

Mantan CEO Everton, Keith Wyness, menilai hukuman pengurangan poin besar bisa saja terjadi. Ia bahkan menyebut angka 60 poin sebagai kemungkinan yang masuk akal.

“Jika mereka dinyatakan bersalah atas pelanggaran paling serius, pengurangan sekitar 60 poin terasa masuk akal,” kata Wyness dalam podcast Inside Track.

“Saya pikir itu bisa menjadi sesuatu yang mungkin diterima Manchester City.”

Meski begitu, ia menilai proses hukum tidak akan berhenti di situ.

“Tentu saja akan ada banding, apa pun putusannya. Jika hukumannya 60 poin, kemungkinan besar angka itu juga bisa berkurang setelah banding,” ujarnya.

Pendapat serupa juga disampaikan mantan direktur Aston Villa dan Liverpool, Christian Purslow.

Ia mengatakan hakim akan melihat preseden hukuman sebelumnya.

“Dalam kasus seperti ini, hakim akan melihat preseden,” kata Purslow.

“Sanksi olahraga biasanya berupa pengurangan poin besar, yang pada akhirnya bisa berujung degradasi.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewati Cedera Panjang, John Stones Comeback Manis Bersama Manchester City

Lewati Cedera Panjang, John Stones Comeback Manis Bersama Manchester City

Bola | Minggu, 08 Maret 2026 | 16:44 WIB

Kamu Pasti Gak Tahu! Deretan Kerandoman Liga Korea Utara yang Penuh Misteri

Kamu Pasti Gak Tahu! Deretan Kerandoman Liga Korea Utara yang Penuh Misteri

Bola | Minggu, 08 Maret 2026 | 15:53 WIB

Tottenham Diambang Degradasi, Igor Tudor Diganti Robbie Keane? Glenn Hoddle Siap Turun Gunung

Tottenham Diambang Degradasi, Igor Tudor Diganti Robbie Keane? Glenn Hoddle Siap Turun Gunung

Bola | Sabtu, 07 Maret 2026 | 13:39 WIB

Terkini

Kontroversi Gol EPA U-20 Berujung Ricuh, Komite Wasit PSSI Tegaskan Keputusan Sah

Kontroversi Gol EPA U-20 Berujung Ricuh, Komite Wasit PSSI Tegaskan Keputusan Sah

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 13:39 WIB

Psywar Arkhan Fikri, Tegaskan Arema FC Datang ke Bandung untuk Bungkam Persib

Psywar Arkhan Fikri, Tegaskan Arema FC Datang ke Bandung untuk Bungkam Persib

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 13:25 WIB

Georgios Donis Resmi Jadi Pelatih Timnas Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Georgios Donis Resmi Jadi Pelatih Timnas Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 13:05 WIB

Pelatih Arema FC Siapkan Cara Redam Persib di GBLA

Pelatih Arema FC Siapkan Cara Redam Persib di GBLA

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 13:00 WIB

Marcos Santos Waspadai Rekor Sempurna Persib di GBLA, Arema FC Tetap Bidik Kemenangan

Marcos Santos Waspadai Rekor Sempurna Persib di GBLA, Arema FC Tetap Bidik Kemenangan

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 12:56 WIB

Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas

Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 12:50 WIB

Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah

Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 11:45 WIB

Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspor

Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspor

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 11:39 WIB

John Herdman Full Senyum, Gelandang Kreatif Incaran Kirim Sinyal Positif

John Herdman Full Senyum, Gelandang Kreatif Incaran Kirim Sinyal Positif

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 11:30 WIB

AS Pasang Satu Syarat Tegas Jika Iran Ingin Ikut Piala Dunia 2026

AS Pasang Satu Syarat Tegas Jika Iran Ingin Ikut Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 11:29 WIB