100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota

Galih Prasetyo Suara.Com
Rabu, 04 Maret 2026 | 04:52 WIB
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Baca 10 detik
  • Krisis geopolitik melibatkan AS, Iran, dan beberapa negara Timur Tengah mengancam partisipasi Iran di Piala Dunia 2026.
  • Kekerasan di Meksiko pasca kematian bos kartel memicu kekhawatiran keamanan tuan rumah, meskipun FIFA menyatakan kepercayaan.
  • Boston, AS, terancam kehilangan laga karena sengketa pendanaan keamanan sebesar $7,8 juta untuk izin stadion.

Suara.com - Hanya 100 hari sebelum laga pembuka Piala Dunia 2026, awan ketidakpastian menyelimuti turnamen akbar tersebut.

Meksiko dijadwalkan menghadapi Afrika Selatan pada partai pembuka yang seharusnya menjadi awal pesta sepak bola selama lima pekan.

Namun, dengan waktu tersisa sedikit lebih dari tiga bulan, sejumlah persoalan krusial belum terselesaikan.

Dari tiga tuan rumah, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, hanya satu yang relatif bebas masalah.

Amerika Serikat, bersama Israel, tengah berperang dengan Iran yang juga merupakan peserta Piala Dunia 2026.

Iran dilaporkan membalas dengan meluncurkan rudal ke negara tetangga seperti Qatar dan Arab Saudi, yang juga akan tampil di turnamen musim panas ini.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan besar soal partisipasi Iran. Rumornya bahkan Iran bisa saja absen di Piala Dunia 2026.

8 Masalah Paling Panas Piala Dunia 2026: Tiket Selangit, Parkir Mahal hingga Perang AS-Iran [Suara.com]
8 Masalah Paling Panas Piala Dunia 2026: Tiket Selangit, Parkir Mahal hingga Perang AS-Iran [Suara.com]

Jika Iran mundur atau didiskualifikasi, FIFA menghadapi dilema besar.

Opsi menjadikan Grup G hanya berisi tiga tim Belgia, Mesir, dan Selandia Baru dinilai kecil kemungkinan terjadi karena potensi kehilangan pemasukan hak siar dan sponsor.

Baca Juga: Timur Tengah Memanas! FIFA Minta Irak Datang Lebih Awal ke Meksiko Demi Tiket Piala Dunia 2026

Kemungkinan lain adalah mengganti Iran dengan tim lain.

Irak yang akan tampil di turnamen play-off akhir bulan ini bisa menjadi kandidat, terutama jika gagal lolos otomatis namun dinilai sebagai wakil Asia paling layak.

Jika Irak lolos, Uni Emirat Arab disebut-sebut berpeluang naik menggantikan.

Di tengah krisis geopolitik tersebut, korban sipil terus berjatuhan. Laporan terbaru menyebut angka kematian di Iran telah mencapai 787 orang dan terus bertambah.

Di Meksiko, situasi tak kalah genting. Kematian bos kartel Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho memicu gelombang kekerasan, khususnya di Guadalajara yang menjadi salah satu kota tuan rumah.

Mobil dibakar, jalan diblokade, dan sejumlah bisnis dirusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI