Persamaan Keburukan Timnas Indonesia U-23 dan Senior, Kesal Kalau Tahu Fakta Sebenarnya

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 10 September 2025 | 08:10 WIB
Persamaan Keburukan Timnas Indonesia U-23 dan Senior, Kesal Kalau Tahu Fakta Sebenarnya
Pesepak bola Timnas Indonesia U-23 Robi Darwis (kiri) menghalau bola dari pesepak bola Timnas Korea Selatan U-23 Park Seungho (kanan) dalam kualifikasi Grup J Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (9/9/2025). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/mrh/rwa]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia U-23 dominan tetapi minim efektivitas dalam menyerang.
  • Kekalahan dari Korea Selatan membuat Garuda Muda gagal ke Piala Asia.
  • Faktor fisik dan mental jadi masalah utama yang harus segera dibenahi.

Suara.com - Timnas Indonesia U-23 kembali menjadi sorotan usai laga kualifikasi Piala Asia 2026.

Penguasaan bola yang tinggi tidak mampu membawa Garuda Muda mencetak gol ke gawang Korea Selatan.

Pertandingan yang berlangsung Selasa malam itu berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk lawan.

Ironisnya, meski menguasai 59 persen penguasaan bola, tak ada satu pun tembakan tepat sasaran.

Fenomena ini seolah menegaskan masalah klasik Timnas Indonesia U-23 di lini serang.

Masalah Menular dari Senior

Kondisi serupa sebelumnya juga menimpa tim senior di laga FIFA Matchday.

Saat melawan Lebanon, Timnas Indonesia mendominasi hingga 81 persen penguasaan bola.

Namun, dominasi itu sia-sia karena Jay Idzes dkk. tak mencatatkan tembakan ke gawang.

Dua laga beruntun ini memperlihatkan masalah serius dalam penyelesaian akhir Garuda.

Penguasaan bola tanpa hasil hanya menambah statistik tanpa makna kemenangan.

Gagal Lolos Piala Asia 2026

Kekalahan dari Korea Selatan membuat Timnas Indonesia U-23 tersingkir.

Hasil negatif ini memastikan Garuda Muda absen dari Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi.

Padahal peluang terbuka jika penguasaan bola bisa dikonversi menjadi gol.

Sebuah kerugian besar yang menambah daftar kegagalan Indonesia di level Asia.

Kegagalan ini memunculkan kritik soal strategi dan efektivitas serangan tim.

Evaluasi Performa Fisik

Pelatih Gerald Vanenburg memberikan penilaian pasca pertandingan di konferensi pers.

Menurutnya, faktor fisik menjadi salah satu penyebab utama kekalahan.

"Tadi di dalam ada pembicaraan seseorang mengatakan para pemain ini tidak bermain dengan hati, tapi justru sebaliknya. Mereka sudah memberikan segalanya yang dimiliki," ungkap Vanenburg.

"Tapi, masih kalah dari sisi fisik. Mereka sudah memberikan semua dan tetap kesusahan menghadapinya," tambahnya.

Minimnya menit bermain di klub disebut memengaruhi kondisi fisik para pemain muda.

Tantangan Bagi Pelatih

Patrick Kluivert dan Gerald Vanenburg kini menghadapi tantangan besar.

Bagaimana mengubah penguasaan bola tinggi menjadi serangan efektif yang berbuah gol.

Tanpa peningkatan kualitas penyelesaian akhir, dominasi permainan akan tetap sia-sia.

Langkah evaluasi harus menyentuh taktik, strategi, hingga program latihan fisik.

Kegagalan kali ini bisa jadi pelajaran berharga untuk perbaikan di masa depan.

Mental dan Konsistensi

Selain masalah fisik, aspek mental juga jadi sorotan dari publik.

Bermain melawan tim besar seperti Korea Selatan membutuhkan konsistensi tinggi.

Garuda Muda kerap tampil dominan di awal namun gagal menjaga ritme.

Tekanan mental membuat peluang yang ada tidak dimaksimalkan menjadi gol.

Ke depan, pembinaan mental akan sama pentingnya dengan pembinaan teknik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris Kondisi Timnas Indonesia U-23 Usai Ditinggal STY, Terburuk Sepanjang Sejarah?

Miris Kondisi Timnas Indonesia U-23 Usai Ditinggal STY, Terburuk Sepanjang Sejarah?

Bola | Rabu, 10 September 2025 | 07:43 WIB

Kalah dari Korea Selatan, Timnas Indonesia U-23 Gagal Melaju ke Piala Asia

Kalah dari Korea Selatan, Timnas Indonesia U-23 Gagal Melaju ke Piala Asia

Foto | Rabu, 10 September 2025 | 06:00 WIB

Statistik Ungkap Kelemahan Timnas U-23: Lini Tengah Bagus, Lini Depan Mandul

Statistik Ungkap Kelemahan Timnas U-23: Lini Tengah Bagus, Lini Depan Mandul

Bola | Selasa, 09 September 2025 | 22:25 WIB

Terkini

Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026

Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:15 WIB

AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027

AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:47 WIB

Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko

Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:43 WIB

AFC Anulir Dua Kemenangan, Malaysia Tak Bisa Ikuti Jejak Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027

AFC Anulir Dua Kemenangan, Malaysia Tak Bisa Ikuti Jejak Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:34 WIB

Media Amerika dan Italia Ramai-ramai Bahas Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?

Media Amerika dan Italia Ramai-ramai Bahas Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:15 WIB

Jordi Amat Bangga! Persija Jadi Penyumbang Terbanyak ke Timnas Indonesia Era John Herdman

Jordi Amat Bangga! Persija Jadi Penyumbang Terbanyak ke Timnas Indonesia Era John Herdman

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:15 WIB

Pemain Asia Milik Ajax Amsterdam Digoda Klub Italia dan Spanyol

Pemain Asia Milik Ajax Amsterdam Digoda Klub Italia dan Spanyol

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:10 WIB

Jamu Real Madrid, Bernardo Silva Pastikan Manchester City Bakal Berjuang Habis-habisan

Jamu Real Madrid, Bernardo Silva Pastikan Manchester City Bakal Berjuang Habis-habisan

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:49 WIB

Kasus Naturalisasi Ilegal, AFC Ungkap Alasan Nasib Malaysia Tak Akan Sama Seperti Timor Leste

Kasus Naturalisasi Ilegal, AFC Ungkap Alasan Nasib Malaysia Tak Akan Sama Seperti Timor Leste

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:29 WIB

Lupakan Agregat, Luis Enrique Tuntut PSG Tampil 'Haus' di Kandang Chelsea

Lupakan Agregat, Luis Enrique Tuntut PSG Tampil 'Haus' di Kandang Chelsea

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:10 WIB