- Manchester United kalah 1-3 dari Brentford.
- Ruben Amorim kecewa berat dengan performa tim.
- MU sudah tiga kali kalah di Liga Inggris.
Hasil itu membuat Manchester United semakin tertekan di klasemen Liga Inggris.
Kekalahan dari Brentford menambah daftar hasil buruk Setan Merah musim ini.
Ruben Amorim Kecewa Berat dengan Kekalahan MU
Pelatih Ruben Amorim tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya usai laga.
Ia mengakui kekalahan tersebut sangat sulit diterima klub sebesar Manchester United.
“Kekalahan di klub ini selalu sama, sangat menyakitkan,” ujar Amorim.
Menurutnya, hasil itu menambah tekanan yang saat ini dirasakan tim.
Ia juga menilai performa pemain Manchester United belum konsisten dan penuh kesalahan.
Permainan MU Dinilai Terjebak Taktik Brentford
Amorim menyoroti cara bermain timnya yang gagal mengendalikan jalannya laga.
Ia menyebut Manchester United justru terjebak dalam strategi Brentford.
Setan Merah kalah dalam duel udara dan bola kedua sepanjang pertandingan.
Situasi bola mati juga menjadi titik lemah yang berujung gol Brentford.
Amorim menegaskan timnya harus segera memperbaiki kesalahan di laga berikutnya.
Penalti Bruno Fernandes Gagal Jadi Penyelamat MU
Manchester United sebenarnya sempat punya peluang emas menyamakan kedudukan.
Bruno Fernandes mendapat kesempatan lewat eksekusi penalti di babak kedua.
Sayangnya, tendangannya berhasil ditepis kiper Brentford dengan gemilang.
Momen itu menjadi titik balik yang menurunkan semangat Manchester United.
Amorim menilai penalti gagal tersebut membuat permainan timnya makin kehilangan arah.
Tekanan Berat untuk Manchester United di Liga Inggris
Kekalahan dari Brentford membuat MU sudah tiga kali kalah musim ini.
Sebelumnya mereka juga tumbang saat melawan Arsenal dan Manchester City.
Ruben Amorim kini menghadapi tekanan berat dari fans dan manajemen klub.
Manchester United dituntut segera bangkit jika ingin bersaing di papan atas.
Setiap kekalahan semakin menurunkan moral tim di kompetisi Liga Inggris.
