278 Hari Berlalu, Peringatan Media Asing Soal Borok Patrick Kluivert Mulai Jadi Kenyataan

Arief Apriadi Suara.Com
Sabtu, 11 Oktober 2025 | 13:23 WIB
278 Hari Berlalu, Peringatan Media Asing Soal Borok Patrick Kluivert Mulai Jadi Kenyataan
Media Curacao pernah memperingatkan soal kelemahan Patrick Kluivert 278 hari lalu. Kini peringatan itu mulai jadi kenyataan jelang laga Timnas Indonesia vs Irak. (Instagram/@patrickkluivert9)
Baca 10 detik
  • Media Curacao sempat membocorkan kelemahan Patrick Kluivert sejak awal 2025.
  • Kritik terhadap strategi dan pemilihan pemain Kluivert kini kembali mencuat.
  • Laga kontra Irak bisa jadi ujian terakhir sang pelatih untuk membungkam keraguan.

Suara.com - Patrick Kluivert kembali menjadi sorotan panas publik sepak bola Indonesia.

Kekalahan tipis 2-3 dari Arab Saudi pada laga pembuka babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 membuat pelatih asal Belanda itu dihujani kritik, terutama soal strategi dan pemilihan pemain yang dianggap aneh.

Namun jauh sebelum kegagalan itu, sebuah media asal Curacao ternyata sudah lebih dulu memberi peringatan keras — tepat 278 hari lalu, pada 6 Januari 2025.

Dalam laporannya, media tersebut menyinggung catatan buruk Kluivert selama menangani Timnas Curacao, bahkan menyebut PSSI seolah mengulangi kesalahan lama.

Mereka mengaku heran Kluivert justru kembali mendapat pekerjaan besar setelah gagal total di Curacao.

Kritik itu tak hanya soal hasil, tetapi juga gaya kepelatihan dan cara memilih pemain yang dianggap tak masuk akal.

“Soal rekrutmen, dia bagus. Para pemain yang bergabung dengan kami di tahun 2015 hanya bergabung karena dia manajernya. Tapi taktiknya buruk sekali,” ungkap akun @curacaofootball pada 6 Januari 2025.

Kini, komentar itu terasa seperti deja vu. Kluivert kembali menghadapi situasi serupa: strategi yang dikritik, hasil yang mengecewakan, dan dukungan publik yang mulai goyah.

Tagar #KluivertOut bahkan sudah ramai di media sosial, mencerminkan frustrasi suporter atas performa Garuda.

Baca Juga: Timnas Indonesia 57 Tahun Tanpa Kemenangan Lawan Irak, Saatnya Garuda Patahkan Kutukan?

Ujian Berikutnya: Irak, Lawan yang Tak Pernah Ditaklukkan

Sorotan terhadap Kluivert belum akan reda karena ujian berat menanti.

Minggu (12/10/2025) dini hari WIB, Timnas Indonesia akan bertemu Irak pada laga kedua Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.

Tugas yang diemban Indonesia tidak mudah. Dalam sembilan pertemuan sepanjang sejarah, Garuda belum sekalipun menang atas Irak.

Satu-satunya hasil positif hanya imbang 1-1 di Baghdad pada 16 Maret 1973.

Sisanya, Indonesia menelan delapan kekalahan. Lima pertemuan terakhir bahkan jadi mimpi buruk, dengan total kebobolan 13 gol dan hanya mampu membalas dua kali.

Rekor pertemuan Indonesia vs Irak:

  • 16 Maret 1973 – Irak 1-1 Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia)
  • 21 Maret 1973 – Irak 3-2 Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia)
  • 17 Juli 1977 – Irak 2-0 Indonesia (Turnamen Merdeka)
  • 17 Juli 1978 – Indonesia 0-4 Irak (Turnamen Merdeka)
  • 26 November 1996 – Irak 4-0 Indonesia (Persahabatan)
  • 19 November 2013 – Indonesia 0-2 Irak (Kualifikasi Piala Asia)
  • 16 November 2023 – Irak 5-1 Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia)
  • 15 Januari 2024 – Indonesia 1-3 Irak (Piala Asia)
  • 6 Juni 2024 – Indonesia 0-2 Irak (Kualifikasi Piala Dunia)

Melihat tren itu, laga kontra Irak bukan hanya tentang poin—melainkan juga tentang harga diri dan pembuktian.

Apakah Kluivert mampu membalikkan opini publik dengan kemenangan perdana atas Irak?

Skenario Sulit Menuju Piala Dunia

Meski masih memiliki peluang, jalan Indonesia menuju Piala Dunia 2026 sangat terjal.

Kemenangan atas Irak menjadi syarat mutlak untuk tetap membuka peluang lolos.

Hasil seri atau kekalahan otomatis mengubur mimpi Garuda di babak keempat ini.

Namun, kemenangan tipis pun belum tentu cukup. Indonesia wajib menang dengan selisih minimal dua gol agar unggul dalam produktivitas dan selisih gol di klasemen Grup B.

Skenario ideal lainnya: Irak harus bisa menaklukkan Arab Saudi, tapi hanya dengan selisih tidak lebih dari satu gol.

Jika semua berjalan sesuai rumus itu, peluang Indonesia untuk finis sebagai juara grup dan melangkah langsung ke Piala Dunia masih terbuka.

Titik Balik atau Akhir Cerita?

Laga melawan Irak mungkin jadi momentum penentu nasib Patrick Kluivert di Timnas Indonesia.

Jika gagal membawa perubahan, peringatan media Curacao 278 hari lalu akan terasa seperti ramalan yang akhirnya benar-benar jadi kenyataan.

Kini, semua mata tertuju pada Jeddah. Mampukah Kluivert mengubah arah cerita sebelum terlambat?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI