Thom Haye Gagal Piala Dunia 2026: Ini Bukan akhir

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 14 Oktober 2025 | 22:05 WIB
Thom Haye Gagal Piala Dunia 2026: Ini Bukan akhir
Timnas Indonesia (AFC)
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia gagal Piala Dunia, Haye berurai air mata.

  • Thom Haye bangga sejarah baru Timnas Indonesia.

  • Perjalanan Thom Haye dan Timnas belum usai.

Suara.com - Thom Haye mengungkapkan perasaan yang mendalam setelah perjuangan panjang Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 harus terhenti.

Kepastian kegagalan Timnas Indonesia didapatkan setelah mereka menelan dua kekalahan beruntun yang krusial di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia.

Skuad Garuda takluk 2-3 dari Arab Saudi, disusul kekalahan tipis 0-1 dari Irak.

Hasil minor tersebut menempatkan Timnas Indonesia sebagai juru kunci Grup B tanpa perolehan poin sama sekali.

Dua tiket ke babak selanjutnya dan play-off akhirnya menjadi milik Arab Saudi dan Irak.

Rasa Sakit dan Kebanggaan Thom Haye

Meskipun harus menelan kekecewaan mendalam, gelandang andalan ini bertekad untuk tetap berdiri tegak.

Thom Haye secara tegas menyatakan bahwa perjalanan Skuad Garuda belum mencapai akhir, dan optimisme besar harus tetap dipelihara untuk masa depan tim.

"Sulit sekali menemukan kata yang tepat untuk momen ini. Kita berjuang keras mengejar impian mencapai Piala Dunia. Ini bukan waktu kami dan rasanya sakit. Mungkin akan lama," kata Thom Haye dilansir dari Instagram pribadinya, @thomhaye.

baca juga

Di balik kegagalan ini, terdapat sebuah Sejarah Timnas yang patut dibanggakan.

Pencapaian Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 kali ini adalah yang terbaik dalam Sejarah Timnas.

Untuk pertama kalinya, Indonesia berhasil melaju hingga ronde keempat, sebuah torehan yang belum pernah dicapai oleh negara lain di Asia Tenggara.

Indonesia bahkan mampu melampaui capaian Thailand dan Vietnam yang langkahnya hanya mampu mencapai babak ketiga.

Kendati demikian, kekalahan beruntun dari Irak dan Arab Saudi tetap meninggalkan luka yang mendalam bagi Thom Haye.

Impiannya untuk membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 terpaksa tertunda, meski semangatnya tidak pernah padam.

“Namun di balik rasa sakit itu, ada kebanggaan. Kebanggaan untuk bangsa yang berani bermimpi, yang berdiri teguh melawan segala rintangan, dan mencapai hal-hal yang dulu dianggap mustahil,” ujar pemain berusia 30 tahun itu.

Momen Emosional di Lapangan dan Data Statistik Kunci

Usai laga melawan Irak, kamera televisi menangkap momen yang sangat menyentuh ketika Thom Haye tidak mampu menahan air mata di tengah lapangan.

Kapten tim, Jay Idzes, segera menghampiri dan memberikan pelukan untuk memberikan dukungan emosional.

Bahkan Ali Jasim, salah satu pemain Irak, juga turut menenangkan Thom Haye yang tampak larut dalam kesedihan.

Secara statistik individu, Thom Haye sebenarnya menampilkan performa yang sangat solid pada pertandingan terakhir di Kualifikasi Piala Dunia tersebut.

Dia tercatat sebagai pemain yang paling banyak menciptakan peluang, yakni sebanyak tiga kali.

Pemain ini juga sukses mengirimkan delapan kali umpan kunci di area serangan lawan.

Selain itu, ia melepaskan satu tembakan keras dari luar kotak penalti pada babak pertama, meskipun belum tepat sasaran.

Komitmen Jangka Panjang Thom Haye dan Timnas Indonesia

Bagi Haye, komitmen bersama Timnas Indonesia tidak akan berhenti dengan kegagalan menuju Piala Dunia 2026.

Setelah turnamen itu, Skuad Garuda akan segera mengalihkan fokus pada agenda penting lainnya.

Fokus selanjutnya termasuk persiapan untuk Piala Asia 2027 di Arab Saudi.

Perjuangan di Kualifikasi Piala Dunia berikutnya, yaitu untuk edisi 2030, akan dimulai pada tahun 2028.

"Kepada semua orang yang percaya, yang mendukung, yang tak pernah berhenti bermimpi bersama kami, terima kasih. Perjalanan ini bukan hanya tentang kualifikasi. Ini tentang menunjukkan kepada dunia dan generasi mendatang, apa yang bisa kita lakukan," tegas gelandang Persib Bandung tersebut.

Komitmen ini menunjukkan betapa besarnya harapan yang diemban oleh Timnas Indonesia setelah ukiran Sejarah Timnas di babak kualifikasi ini.

"Ini bukan akhir. Ini bukti bahwa kita adalah milik bersama dan suatu hari nanti, impian kita akan menjadi kenyataan," tutupnya, memberikan pesan harapan untuk masa depan Timnas Indonesia.

Perjalanan tim ke depan dipastikan akan kembali melibatkan Thom Haye sebagai salah satu pilar utama.

Pengalaman di Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi bekal berharga untuk meraih hasil lebih baik di turnamen berikutnya.

Meskipun gagal, pencapaian menembus babak keempat akan tercatat sebagai Sejarah Timnas yang manis.

Dukungan para suporter terhadap Timnas Indonesia akan terus menjadi energi utama tim.

Thom Haye dan rekan-rekannya siap berjuang lagi demi mimpi lolos ke Piala Dunia 2030.

Target berikutnya adalah tampil maksimal di Piala Asia 2027 dan mengulang prestasi di Kualifikasi Piala Dunia selanjutnya.

Kisah Thom Haye ini mencerminkan semangat juang yang tinggi dari seluruh anggota Timnas Indonesia.

Totalitasnya di lapangan akan selalu dikenang sebagai bagian dari Sejarah Timnas Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shin Tae-yong Meradang Pencapaiannya di Timnas Indonesia Diremehkan: Itu Tidak Masuk Akal!

Shin Tae-yong Meradang Pencapaiannya di Timnas Indonesia Diremehkan: Itu Tidak Masuk Akal!

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:32 WIB

Selamat Tinggal Timnas Indonesia, 3 Negara Ini Susah Payah Lolos Piala Dunia 2026 Untuk Pertama Kali

Selamat Tinggal Timnas Indonesia, 3 Negara Ini Susah Payah Lolos Piala Dunia 2026 Untuk Pertama Kali

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:25 WIB

Kata-kata Sedih Thom Haye, Serahkan Mimpi Piala Dunia ke Generasi Baru Timnas Indonesia

Kata-kata Sedih Thom Haye, Serahkan Mimpi Piala Dunia ke Generasi Baru Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:19 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×