- Pemain 19 tahun, Maximilian Ibrahimovic, didatangkan dari AC Milan dengan status pinjaman untuk Jong Ajax.
- Pelatih Willem Weijs mengonfirmasi pemain tersebut akan berlatih dengan tim utama dan bermain di Jong Ajax.
- Status pinjaman ini memungkinkan Ajax mengevaluasi potensi pemain sebelum memutuskan opsi pembelian permanen di masa depan.
Suara.com - Ajax Amsterdam mendatangkan pemain muda Maximilian Ibrahimovic.
Penyerang berusia 19 tahun itu akan didatangkan dari AC Milan dengan status pinjaman dan direncanakan memperkuat Jong Ajax sebagai bagian dari proyek pengembangan jangka panjang klub.
Kabar ini dikonfirmasi oleh pelatih Jong Ajax, Willem Weijs, yang mengaku puas dengan kesan awal terhadap Maximilian Ibrahimovic.
Sang pemain telah menjalani tes medis pada Senin pagi waktu setempat, dan proses kepindahannya disebut hampir rampung.
“Sepertinya semuanya akan segera selesai. Rencananya dia akan berlatih sebanyak mungkin bersama tim utama Ajax dan memainkan pertandingan bersama kami di Jong Ajax,” ujar Weijs kepada ESPN.
Menurut Weijs, skema tersebut sejalan dengan filosofi Ajax dalam membina pemain muda. Maximilian akan merasakan atmosfer latihan tim senior sekaligus mendapatkan menit bermain reguler di Jong Ajax, demi menunjang proses perkembangannya.
Kedatangan Maximilian Ibrahimovic juga sempat dikaitkan dengan masa lalu ayahnya, Zlatan Ibrahimovic, yang pernah memiliki hubungan kurang harmonis dengan Rafael van der Vaart saat sama-sama membela Ajax.
Saat ini, putra Van der Vaart, Damian, juga bermain di Jong Ajax.
Namun Weijs menegaskan bahwa isu tersebut tidak relevan. Ia berharap perhatian publik tertuju pada kualitas sang pemain, bukan pada konflik lama generasi sebelumnya.
Baca Juga: Rekor Satu Dekade David Beckham Dipecahkan Bek Muda AC Milan
“Saya lebih senang jika orang-orang menilai dari permainannya atau bertanya tentang kemampuan anak ini, bukan membahas perseteruan masa lalu. Kesan pertama saya sangat baik. Dia terbuka, spontan, dan sangat ingin berkembang,” tegas Weijs.
Lebih lanjut, Weijs menyebut status pinjaman sebagai langkah ideal bagi Ajax.
Klub dapat menilai potensi Maximilian secara langsung sebelum mengambil keputusan untuk mempermanenkannya.
“Konstruksi ini menarik. Dengan status pinjaman, kami bisa melihat apa yang dia miliki. Jika sesuai dengan harapan, selalu ada opsi untuk merekrutnya secara permanen,” tambahnya.
Kontributor: Azka Putra