-
Timnas U-23 ambil jatah FIFA Matchday November untuk pemanasan.
-
Uji coba krusial ini merupakan persiapan intensif menuju SEA Games Thailand.
-
Indra Sjafri bertanggung jawab penuh menjaga medali emas SEA Games.
Suara.com - Timnas Indonesia memutuskan untuk mendelegasikan jatah pertandingan internasional resminya pada periode 10 hingga 18 November 2025 kepada Tim Nasional U-23.
Langkah ini diambil mengingat Timnas Senior dipastikan tidak akan berkompetisi di Piala Dunia 2026.
Kesempatan jeda FIFA Matchday kali ini akan dimanfaatkan sepenuhnya oleh skuad di bawah usia 23 tahun.
Keputusan krusial ini memiliki tujuan utama sebagai sarana pemanasan intensif menuju pesta olahraga Asia Tenggara, SEA Games, yang akan diselenggarakan di Thailand.
Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung tidak lama lagi, yakni dari tanggal 9 sampai 20 Desember 2025.
Pemain junior Indonesia rencananya akan ditantang oleh tim level senior dari negara lain.
Partai persahabatan ini sekaligus memiliki potensi untuk memberikan dampak positif pada posisi Timnas di tangga peringkat FIFA.
Dukungan penuh dari PSSI menunjukkan keseriusan dalam persiapan skuad muda yang dinakhodai oleh Indra Sjafri.
Indra Sjafri menyampaikan kesiapannya untuk menjalankan program strategis ini menjelang turnamen di Thailand.
Baca Juga: Media Belanda: Karier Mees Hilgers Tragis
"Kepercayaan dari Ketua Umum PSSI untuk memanfaatkan FIFA Matchday November sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games saya terima dengan penuh tanggung jawab,” ujar Indra Sjafri dikutip dari laman resmi PSSI.
Pelatih berpengalaman tersebut menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar latih tanding biasa.
SEA Games edisi ke-33 di Thailand akan menjadi ajang pembuktian status juara bertahan bagi Pasukan Garuda Muda.
Pada kompetisi sebelumnya di Kamboja tahun 2023, Indonesia berhasil meraih medali emas setelah menundukkan Thailand dengan skor 5-2 melalui laga yang alot hingga 120 menit.
Timnas U-23 saat ini tergabung dalam persaingan ketat di Grup C bersama dengan tiga kontestan lain, yaitu Myanmar, Filipina, dan Singapura.
Grup A akan diisi oleh tuan rumah Thailand, Kamboja, serta Timor Leste.
Sementara itu, Grup B akan mempertemukan tim-tim kuat seperti Vietnam, Malaysia, dan Laos.
Hanya juara grup dan satu runner-up terbaik saja yang akan melaju ke babak semifinal turnamen.
Sebagai tuan rumah, Thailand tentu mengusung ambisi besar untuk merebut kembali medali emas dari genggaman Timnas U-23 Indonesia.
Oleh karena itu, setiap detik persiapan, termasuk pemanfaatan momentum FIFA Matchday, harus dimaksimalkan.
Sampai berita ini disiarkan, yaitu lima hari sebelum periode FIFA Matchday November dimulai, federasi sepak bola Indonesia (PSSI) masih belum merilis nama lawan tanding untuk Timnas U-23.
Pengumuman lawan uji coba yang akan dihadapi oleh tim besutan Indra Sjafri ini sangat dinantikan publik.
Idealnya, lawan tanding yang dipilih harus memiliki kekuatan yang seimbang agar kualitas skuad dapat diuji secara maksimal.
Komposisi awal skuad yang akan dibawa ke SEA Games mulai terlihat dari hasil Pemusatan Latihan pada bulan September 2025.
Pelatih kepala Indra Sjafri mempertahankan sebagian besar pemain yang telah dipilih oleh pelatih sebelumnya, Gerald Vanenburg.
Selain itu, ia juga memasukkan empat nama pemain muda yang sudah pernah dipanggil untuk membela tim senior.
Empat pemain yang berpotensi menjadi pilar utama tersebut adalah Marselino Ferdinan, Adrian Wibowo, Ivar Jenner, dan Mauro Zijlstra.
Daftar final pemain yang akan dibawa oleh Indra Sjafri ke Thailand dipastikan akan menjadi sorotan utama penggemar sepak bola nasional.