Profil 5 Kandidat Pelatih Timnas Indonesia: Dari Legenda Italia hingga Nishino Magic

Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 06 November 2025 | 13:49 WIB
Profil 5 Kandidat Pelatih Timnas Indonesia: Dari Legenda Italia hingga Nishino Magic
Oscar Garcia. (instagram.com/@oscargarciajunyent)
  • Erick Thohir sebut ada lima calon pelatih Timnas Indonesia yang tengah dipertimbangkan.
  • Kandidatnya termasuk Akira Nishino, Roberto Donadoni, dan nama-nama dengan pengalaman di level dunia.
  • PSSI akan berdiskusi dengan berbagai pihak sebelum menetapkan pelatih baru skuad Garuda.

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa federasi sepak bola Indonesia saat ini telah mengantongi lima calon pelatih yang masuk dalam radar untuk menangani Timnas Indonesia.

Erick menjelaskan bahwa PSSI tengah menyiapkan langkah strategis menjelang sejumlah agenda besar tim nasional di tahun depan, termasuk FIFA Matchday pada Maret, Juni, September, Oktober, dan November 2026.

“Kita itu ada FIFA Matchday November, tapi yang besar itu kan tahun depan, Maret, Juni, September, Oktober, dan November,” ujar Erick di podcast Bukan Kaleng-kaleng.

“Kalau sampai lima nama ini, kita harus diskusi lagi dengan banyak pihak, tentu yang ada di PSSI maupun stakeholder yang ada di pemerintah. Karena lima nama ini kan belum tentu available. Ini baru cita-cita. Pas ditanya, ‘Mau nggak?’ Eh, nggak,” kata Erick.

“Berarti kurang lagi. Nah sebelumnya bahkan 10 nama. Dari 10, lima enggak. Jadi tinggal lima. Nah sekarang ini lima nama. Gimana kalau 5-5-nya enggak? Nah ini kita juga perlu proses,” lanjutnya.

Publik pun mulai menebak-nebak kira-kira siapa lima orang calon pelatih Timnas Indonesia.

Berikut profil lima kandidat pelatih Timnas Indonesia bersumber dari suara-suara netizen di sosial media

1. Akira Nishino

Nama Akira Nishino mencuat sebagai kandidat kuat yang dinilai paling realistis untuk menggantikan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Mantan pelatih Timnas Jepang itu kini berstatus tanpa klub sejak meninggalkan posisinya di Timnas Thailand pada tahun 2021.

Selain pengalaman di ASEAN, rekam jejak Nishino di level dunia juga tidak bisa dianggap remeh.

Ia pernah mengantar Timnas Jepang menembus babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Rusia.

Kala itu, Jepang tampil mengesankan dan hanya tersingkir secara dramatis dari Belgia dengan skor 2-3 setelah sempat unggul dua gol.

Dengan pengalaman internasional yang lengkap serta pemahaman mendalam terhadap sepak bola Asia, banyak pihak menilai Nishino bisa menjadi pilihan ideal untuk membawa Timnas Indonesia naik level di kancah global.

Sosok Akira Nishino dinilai memenuhi kriteria yang diinginkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yakni pelatih berpengalaman internasional, memahami kultur Asia, dan mampu membangun fondasi permainan modern bagi Timnas Indonesia.

2. Roberto Donadoni

Nama Roberto Donadoni tentu bukan hal asing. Lahir di Cisano Bergamasco, Italia, pada 9 September 1963, Donadoni dikenal sebagai salah satu winger terbaik Italia di era 1980-an dan 1990-an.

Nama Donadoni juga masuk dalam rumor calon pelatih Timnas Indonesia. Di akun Instagram miliknya bahkan sudah dibanjiri komentar dari netizen +62

Usai gantung sepatu pada tahun 2000, Donadoni memulai perjalanan kepelatihannya dari bawah, melatih klub-klub seperti Lecco, Livorno, dan Genoa.

Lalu mendapat kesempatan besar menangani tim nasional Italia pada 2006, menggantikan Marcello Lippi pasca Italia menjuarai Piala Dunia.

Di bawah arahannya, Italia mencapai perempat final Euro 2008, sebelum kalah adu penalti dari Spanyol yang akhirnya menjadi juara.

Setelah itu, Donadoni melanjutkan karier di Napoli, Cagliari, Parma, dan Bologna, serta sempat melatih Shenzhen FC di Liga Super Tiongkok pada 2019.

3. Juan Carlos Osorio

Nama berikutnya, Juan Carlos Osorio, dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan ilmiah dan taktis yang mendalam.

Ia juga masuk dalam rumor calon pelatih Timnas Indonesia pengganti Kluivert.

Puncak karier Osorio datang ketika menukangi tim nasional Meksiko (2015–2018).

Di bawah arahannya, Meksiko tampil gemilang di Piala Dunia 2018, bahkan mencatat kemenangan bersejarah 1–0 atas juara bertahan Jerman.

Osorio dikenal sangat detail dan fleksibel dalam taktik, kerap melakukan rotasi ekstrem antar pemain dan formasi yang menjadikannya pelatih ideal untuk membangun tim nasional dengan kedalaman skuad dan sistem yang adaptif.

4. Oscar García

Oscar García, mantan pemain Barcelona dan salah satu murid terbaik Johan Cruyff.

Lahir di Sabadell, Catalonia, pada 26 April 1973, García merupakan produk akademi La Masia, pusat lahirnya banyak bintang dunia.

Setelah pensiun pada 2005, ia sempat menjadi asisten Cruyff di tim nasional Catalonia sebelum memulai karier pelatihannya sendiri.

Gaya melatih Oscar García sangat khas Spanyol, menekankan penguasaan bola, serangan cepat, dan pembinaan pemain muda.

Filosofinya yang berakar dari “Total Football” membuatnya cocok untuk tim dengan karakter pemain kreatif seperti Indonesia.

5. Frank de Boer

Frank de Boer dikaitkan dengan posisi pelatih kepala skuad Garuda.

Spekulasi itu mencuat setelah Simon Tahamata, Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, mengunggah foto dirinya berpelukan dengan Frank de Boer di akun Instagram pribadinya.

Unggahan tersebut langsung menuai berbagai komentar dan dugaan dari netizen bahwa mantan pelatih tim nasional Belanda itu mungkin tengah menjadi kandidat pengganti Kluivert.

De Boer bukan nama asing di dunia sepak bola. Sebagai pemain, ia dikenal sebagai legenda Ajax Amsterdam dan sempat memperkuat Barcelona di akhir 1990-an.

Namun, karier kepelatihannya berjalan naik turun.

Ia pernah menangani Ajax, Inter Milan, Crystal Palace, hingga Atlanta United di MLS.

Meski sempat sukses membawa Ajax menjuarai Eredivisie, reputasinya merosot setelah serangkaian kegagalan di klub-klub besar Eropa.

Bahkan, beberapa mantan pemainnya melontarkan kritik tajam terhadap gaya kepemimpinannya.

Salah satunya datang dari Felipe Melo, mantan gelandang Inter Milan.

Dalam wawancara dengan Gazzetta dello Sport pada September lalu, pemain asal Brasil itu menilai De Boer sebagai sosok yang “tidak paham sepak bola” dan sulit berkomunikasi dengan pemain.

“Dia tidak mengerti sepak bola. Sama sekali tidak bisa. Bahkan pernah mengejek Gabigol dengan menyebutnya ‘Gabi-no-goal’,” ujar Melo.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perbandingan Nova Arianto vs Pelatih Brasil U-17 Dudu Patetuci: Beda Kelas Bak Langit dan Bumi

Perbandingan Nova Arianto vs Pelatih Brasil U-17 Dudu Patetuci: Beda Kelas Bak Langit dan Bumi

Bola | Kamis, 06 November 2025 | 13:43 WIB

Pelatih Persija Semringah Zahaby Gholy Bersinar di Piala Dunia U-17 2025

Pelatih Persija Semringah Zahaby Gholy Bersinar di Piala Dunia U-17 2025

Bola | Kamis, 06 November 2025 | 13:38 WIB

Mathew Baker Berharap Dewi Fortuna di Sisi Timnas Indonesia U-17 Saat Lawan Brasil

Mathew Baker Berharap Dewi Fortuna di Sisi Timnas Indonesia U-17 Saat Lawan Brasil

Bola | Kamis, 06 November 2025 | 13:36 WIB

Terkini

Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas

Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:35 WIB

Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola

Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:05 WIB

Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia

Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:00 WIB

Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?

Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut

Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:35 WIB

Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti

Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:20 WIB

Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes

Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:30 WIB

Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!

Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:22 WIB

Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa

Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:12 WIB

Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus

Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:33 WIB