Johannes Siregar Pemain Keturunan Batak di Jerman, Pernah Belajar di Klub Kevin Diks

Ronald Seger Prabowo

Selasa, 11 November 2025 | 22:22 WIB
Johannes Siregar Pemain Keturunan Batak di Jerman, Pernah Belajar di Klub Kevin Diks
Johannes Siregar, pemain keturunan Indonesia (@footballtalentnesia)
baca 10 detik
  • Dari namanya saja kita bisa menebak bahwa Johannes sangat kental dengan orang Indonesia.
  • Marga Siregar merupakan salah satu marga terbesar suku Batak dan berasal dari Danau Toba, Tapanuli Utara.
  • Sebelum kembali ke FC Hennef 05, pada 2023, Johannes bergabung dengan Fortuna Köln U23, tim muda dari klub bersejarah asal Köln, Jerman.

Suara.com - Satu lagi pemain muda berdarah Indonesia menapaki karier di kompetisi sepak bola Jerman.

Ia adalah Johannes Siregar, bek sayap berusia 22 tahun yang pada musim 2025/2026 membela klub lamanya, FC Hennef 05.

Dari namanya saja kita bisa menebak bahwa Johannes sangat kental dengan orang Indonesia.

Marga Siregar merupakan salah satu marga terbesar suku Batak dan berasal dari Danau Toba, Tapanuli Utara.

Sebelum kembali ke FC Hennef 05, pada 2023, Johannes bergabung dengan Fortuna Köln U23, tim muda dari klub bersejarah asal Köln, Jerman.

Saat itu, Johannes didatangkan dari FC Hennef 05, klub juara Mittelrheinliga (kasta kelima Liga Jerman) musim lalu.

Bersama Hennef, pemain bertinggi badan 1,79 meter itu tampil impresif, mencatat 28 penampilan, dan hanya sekali tidak menjadi starter sepanjang musim.

Rata-rata, ia bermain 85 menit per laga, menunjukkan konsistensi dan kepercayaan tinggi dari pelatihnya.

Sebelum bersinar di Hennef, Siregar sempat bermain untuk Weiche Flensburg 08 II di kompetisi Oberliga Schleswig-Holstein.

baca juga

Ia juga menimba ilmu di sejumlah akademi elit Jerman seperti Preußen Munster, SV Bergisch Gladbach, Borussia Monchengladbach, dan Bayer Leverkusen, yang terkenal sebagai penghasil pemain muda berkualitas.

Talentanya sebagai sebagai bek kanan mendapat apresiasi dari pelatih klub Fortuna Köln U23, Bogdan Komorowski.

Menurut Bogdan, Johannes Siregar merupakan tipikal pemain serba bisa.

“Johannes adalah pemain dengan pendidikan sepak bola yang sangat baik. Ia bisa bermain di semua posisi lini belakang dan sangat kuat dalam duel satu lawan satu,” ujar Komorowski dilansir dari verein.fortuna-koeln.

“Kami senang bisa mendapatkan pemain sekomplit dia dari tim juara.”

Dengan kemampuannya bermain di berbagai posisi pertahanan dan pengalaman di berbagai akademi besar Jerman, Johannes Siregar diyakini akan bersinar di klubnya yang sekarang.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Eks Wonderkid Kaiserslautern, Tom Theo Fladung Pemain Keturunan Indonesia

Mengenal Eks Wonderkid Kaiserslautern, Tom Theo Fladung Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 21:52 WIB

Impresif Saat Debut di Piala Dunia U-17 2025, Mike Rajasa Punya Darah Indonesia dari Mana?

Impresif Saat Debut di Piala Dunia U-17 2025, Mike Rajasa Punya Darah Indonesia dari Mana?

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 17:05 WIB

Putra Legenda Belanda Ini Berstatus Pemain Keturunan, Bisa Bela Timnas Indonesia?

Putra Legenda Belanda Ini Berstatus Pemain Keturunan, Bisa Bela Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 11 November 2025 | 16:05 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×