- Media Vietnam menyoroti pemanggilan lima pemain keturunan untuk Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025.
- Kelima pemain tersebut, termasuk Struick dan Raven, membuat Indonesia dianggap kandidat kuat peraih medali emas.
- Meskipun target perak dari Menpora, pelatih Indra Sjafri menegaskan skuadnya siap mengincar medali emas kedua beruntun.
Suara.com - Dipanggilnya lima pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 jadi sorotan media asing.
Menurut media di Vietnam, keputusan itu membuat tim besutan Indra Sjafri menjadi salah satu kandidat kuat peraih medali emas SEA Games ke-33.
Kelima pemain keturunan Indonesia yang bakal memperkuat tim U-22 adalah Dion Markx, Ivar Jenner, Rafael Struick, Jens Raven, dan Mauro Zijlstra.
Dua nama di antaranya, Struick dan Raven saat ini sudah bermain di Liga Indonesia dan pernah dipanggil sejak era Shin Tae-yong.
"Selain lima pemain naturalisasi tersebut, Indonesia juga diperkuat Marselino Ferdinan yang bermain di Eropa," tulis media Vietnam, Thanh Nien
Media Vietnam melaporkan bahwa komposisi pemain Indonesia di SEA Games 2025 jauh lebih kuat dibanding dua tahun lalu.

Keberadaan para pemain keturunan dinilai menjadi ancaman serius bagi Thailand dan Vietnam selaku pesaing utama.
Vietnam juga menyoroti bagaimana Indonesia tetap kuat meski gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026.
Dalam laga uji coba bulan Oktober dan November, Garuda Muda menghadapi India dan Mali dengan hasil yang cukup kompetitif.
Baca Juga: Rapor Kevin Diks Usai Borussia Monchengladbach Perpanjang Rekor Tanpa Kalah
Menariknya, sebelum keberangkatan ke Thailand, Menpora yang juga ketum PSSI Erick Thohir malah memasang target medali perak bagi Timnas Indonesia di SEA Games 2025.
Namun, Indra Sjafri menegaskan bahwa skuadnya siap mengincar emas kedua beruntun.
“Kami mengambil keputusan berdasarkan evaluasi pemusatan latihan pada Oktober dan November. Para pemain menunjukkan perkembangan positif,” ujar Indra Sjafri.
Jadwal Indonesia di SEA Games 2025
Karena Kamboja mengundurkan diri, format grup mengalami perubahan yang membuat jadwal Indonesia relatif lebih ringan.
Indonesia tergabung di Grup C, dengan lawan-lawan: