Gagal Total di SEA Games 2025, Peran Zainudin Amali di PSSI Jadi Sorotan Tajam

Minggu, 14 Desember 2025 | 12:23 WIB
Gagal Total di SEA Games 2025, Peran Zainudin Amali di PSSI Jadi Sorotan Tajam
Wakil Ketua UmWakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]um PSSI, Zainudin Amali. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]
Baca 10 detik
  • Kegagalan Timnas U-22 di SEA Games 2025 memicu sorotan pengamat sepak bola nasional, Binder Singh.
  • Binder Singh menyoroti tanggung jawab struktural Wakil Ketua Umum PSSI terkait pencapaian target medali emas.
  • Menurut pengamat, kegagalan ini menuntut evaluasi komprehensif terhadap manajemen PSSI, bukan hanya pelatih.

Suara.com - Kegagalan Timnas Indonesia U-22 melaju ke semifinal cabang sepak bola putra SEA Games Thailand 2025 memantik sorotan luas dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari pengamat sepak bola nasional, Binder Singh, yang menilai ada aspek non-teknis penting yang perlu mendapat perhatian serius dari federasi.

Melalui analisis publik bertajuk Bola Bung Binder yang disiarkan pada Sabtu (13/12/2025), Binder menyoroti posisi Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, yang dinilai memiliki tanggung jawab struktural terhadap perjalanan Timnas U-22.

Menurutnya, publik berhak mendapatkan penjelasan terbuka atas hasil yang berujung kegagalan tersebut.

Binder menilai bahwa keputusan-keputusan strategis yang diambil PSSI, termasuk penunjukan pelatih hingga penetapan target medali emas di SEA Games 2025, merupakan bagian dari kebijakan pimpinan federasi.

Ketika target tersebut tidak tercapai, ia menilai wajar jika muncul tuntutan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen.

Ia juga menegaskan bahwa tanggung jawab tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pelatih.

Binder menilai, secara teknis, pelatih telah menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab, sehingga aspek non-teknis perlu dikaji lebih dalam.

Sorotan Binder semakin kuat setelah mencermati pernyataan salah satu anggota Exco PSSI di media sosial yang menegaskan bahwa Timnas Indonesia U-22 secara struktural berada di bawah kewenangan manajemen tertinggi federasi. Hal tersebut, menurutnya, memperjelas garis tanggung jawab di internal PSSI.

Baca Juga: Klasemen Medali SEA Games 2025 Malam Ini: Janice Tjen Sumbang Emas ke-28 untuk Indonesia

“Kegagalan ini bukan sekadar soal hasil pertandingan, tetapi juga mencerminkan kebutuhan akan evaluasi dan pertanggungjawaban yang komprehensif dari pihak berwenang,” tegas Binder.

Dengan kegagalan Timnas U-22 pulang tanpa medali di SEA Games 2025, Binder menilai momen ini seharusnya menjadi titik refleksi bagi PSSI untuk melakukan pembenahan menyeluruh demi masa depan sepak bola nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI