Halo Pak Erick Thohir, Timnas Indonesia Kenapa Sih?

Irwan Febri

Rabu, 17 Desember 2025 | 12:17 WIB
Halo Pak Erick Thohir, Timnas Indonesia Kenapa Sih?
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (pssi.org)
baca 10 detik
  • Kegagalan Timnas U-22 mempertahankan emas SEA Games 2025 berujung pemecatan pelatih Indra Sjafri oleh PSSI.
  • Timnas Indonesia senior gagal Kualifikasi Piala Dunia 2026 di bawah pelatih Patrick Kluivert sejak Januari 2025.
  • PSSI perlu evaluasi total sistem pembinaan dan regenerasi pemain lokal, serta pemanfaatan maksimal pemain naturalisasi.

Suara.com - Masuki akhir tahun 2025, kondisi Timnas Indonesia benar-benar menyesakkan dada. Jika di akhir tahun 2024, fans masih memiliki secercah harapan Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026, kondisinya sekarang jauh berbeda.

Terbaru, Timnas Indonesia U-22 gagal total di SEA Games 2025, misi untuk mempertahankan medali emas SEA Games 2023 tak mampu direalisasikan oleh Indra Sjafri sebagai pelatih.

Ujungnya eks pelatih Bali United itu diberhentikan oleh PSSI. Belum juga PSSI tunjuk pelatih baru untuk tim senior, kini federasi juga harus mencari pelatih untuk Timnas Indonesia U-22.

Secercah harapan besar dari pendukung di tahun lalu melihat kekuatan Timnas Indonesia di level senior dan kelompok umur yang dperkuat pemain naturalisasi bisa berjaya di tahun ini sirna dengan cepat.

Pendukung Timnas mulai tunjukkan pesimistis setelah PSSI pada Januari 2025 memutuskan untuk tidak memperpanjang Shin Tae-yong dan koleganya sebagai pelatih Timnas.

Alih-alih mencari pelatih yang sekaliber Shin Tae-yong, PSSI malah menunjuk sosok problematik, Patrick Kluivert sebagai pengganti.

Hasilnya, Timnas Indonesia terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tak berhenti di situ, kolega Kluivert, Gerald Vanenburg juga gagal meloloskan Timnas U-23 ke Piala Asia U-23 2026.

Kondisi Timnas Indonesia tengah carut marut, ketum PSSI Erick Thohir 'malah' menerima tugas negara menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) gantikan Dito Ariotedjo.

Secercah harapan memang masih ada di skuat U-17 asuhan eks asisten Shin Tae-yong, Nova Arianto.

baca juga

Meski skuat U-17 gagal lolos dari fase gruo di Piala Dunia U-17, setidaknya permainan Evandra Florasta dkk di lapangan masih enak dilihat dan menumbuhkan harapan di masa depan.

Selain soal pemilihan pelatih baru yang benar-benar berkarakter dan memiliki visi misi jangka panjang, PSSI juga harus mengevaluasi total utamanya dalam hal sistem Pembinaan dan regenerasi pemain.

Keberadaan pemain naturalisasi di skuat senior dan kelompok umur harus benar-benar dimanfaatkan secara maksimal.

Apalagi pemain-pemain seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk hingga Kevin Diks sedang berada di usia emas dan bermain di kompetisi Eropa.

Penambahan pemain naturalisasi bukan pilihan tepat untuk saat ini.

Yang wajib dilakukan PSSI ialah pembinaan dan sistem regenerasi pemain belum optimal. Meski sempat menunjukkan potensi di beberapa gelar regional sebelumnya, tim Indonesia dinilai masih bergantung terlalu kuat pada beberapa pemain tertentu dan kurang memiliki kedalaman skuad yang siap bersaing di level lebih tinggi.

Untuk bisa memaksimalkan pembinaan dan sistem regenerasi, kompetisi dari Super League hinggga level ke bawahnya harus jadi prioritas PSSI.

Memaksimalkan talenta lokal harus dilakukan dengan cermat, bukan sekedar pelengkap untuk pemain naturalisasi.

Keseluruhan kegagalan Timnas Indonesia sepanjang 2025, dari U-22 hingga tim senior, merupakan buah dari kombinasi beberapa faktor.

"Evaluasi bukan hanya untuk kegagalan ke semifinal SEA Games. Tapi, juga menyeluruh. Termasuk proyek naturalisasi dan juga kebijakam 11 pemain asing di BRI Super League," kata pengamat sepak bola Akmal Marhali.

"ndonesia bukan Italia, Jerman, Inggris, Spanyol, Brasil, dan Argentina yang banyak mengekspor pemain ke luar negaranya. Indonesia masih negara berkembang yang pemainnya butuh jam terbang! Ini menjadi PR buat PSSI," tambahnya.

Kontributor: M. Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukti Indra Sjafri Memang Sudah Harus Selesai di Timnas Indonesia

Bukti Indra Sjafri Memang Sudah Harus Selesai di Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:58 WIB

Media Asing Penasaran Siapa Pengganti Indra Sjafri di Timnas Indonesi U-22

Media Asing Penasaran Siapa Pengganti Indra Sjafri di Timnas Indonesi U-22

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:47 WIB

Belajar dari Era Sebelumnya, PSSI Pasang 2 Syarat untuk Pelatih Baru Timnas Indonesia

Belajar dari Era Sebelumnya, PSSI Pasang 2 Syarat untuk Pelatih Baru Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:35 WIB

Indra Sjafri Dipecat, Sumardji: Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 Tidak Masuk Akal

Indra Sjafri Dipecat, Sumardji: Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 Tidak Masuk Akal

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:32 WIB

Dulu Bintang, Beberapa Pemain Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas Kini Jauh dari Sepak Bola

Dulu Bintang, Beberapa Pemain Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas Kini Jauh dari Sepak Bola

Bola | Rabu, 17 Desember 2025 | 12:00 WIB

Terkini

Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap

Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa

Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono

Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan

Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi

Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau

Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau

Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur

Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:56 WIB

×