Pelatih Spanyol Tak Sabar Hadapi Piala Dunia 2026, La Furia Roja Favorit Juara

Galih Prasetyo

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:30 WIB
Pelatih Spanyol Tak Sabar Hadapi Piala Dunia 2026, La Furia Roja Favorit Juara
Luis de La Fuente Ngaku Religius dan Dekat dengan Tuhan, Apa Agama Pelatih Spanyol? [Tangkap layar Instagram]
baca 10 detik
  • Pelatih Luis de la Fuente optimistis menyambut Piala Dunia 2026 dan menganggap status kandidat juara adalah hasil kerja keras.
  • Ia menyamakan Spanyol dengan tim kuat lain dan menyatakan format baru Piala Dunia 2026 membuka peluang lebih besar.
  • De la Fuente menekankan proses dan filosofi tim tetap penting meskipun Spanyol mendekati rekor tak terkalahkan periode 2023.

Suara.com - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menutup tahun 2025 dengan penuh optimisme.

Ia menegaskan tidak memiliki rasa takut maupun keraguan menjelang Piala Dunia 2026, bahkan menikmati fakta bahwa Spanyol kini disebut-sebut sebagai salah satu kandidat juara.

Dalam wawancara dengan Europa Press, De la Fuente mengaku bangga dengan pengakuan tersebut.

Menurutnya, status kandidat bukanlah beban, melainkan buah dari kerja keras dan proses panjang yang telah dijalani tim nasional dalam tiga tahun terakhir.

“Saya tidak punya rasa takut atau kompleks apa pun. Saya justru senang jika ada yang mengatakan kami kandidat juara,” ujar De la Fuente.

“Entah disebut favorit atau kandidat, bagi saya itu hal yang indah. Itu adalah pengakuan atas kerja yang telah membawa Spanyol kembali ke puncak sepak bola dunia.”

Meski demikian, De la Fuente menegaskan status kandidat tidak menjamin apa pun.

Ia menempatkan Spanyol sejajar dengan kekuatan besar lainnya seperti Brasil, Argentina, Prancis, Portugal, Maroko, dan Inggris.

Terlebih, format Piala Dunia 2026 yang melibatkan lebih banyak tim membuat persaingan semakin terbuka.

baca juga

“Format baru ini memperlebar peluang. Lebih banyak tim bisa bermimpi dan bersaing,” tegasnya.

Bagi De la Fuente, tahun 2026 akan menjadi momen paling spesial dalam karier kepelatihannya.

Selain peluang tampil di Piala Dunia, Spanyol juga dijadwalkan menghadapi Argentina dalam ajang Finalissima pada Maret mendatang.

“Memimpin Spanyol di Piala Dunia adalah puncak karier seorang pelatih. Saya merasa sangat penuh dan puas secara profesional. Melatih tim nasional negara sendiri adalah hal tertinggi yang bisa dicapai,” katanya.

Piala Dunia nanti akan menjadi turnamen besar ketiga yang ia jalani setelah Olimpiade Tokyo dan Euro.

Ia mengakui tak pernah membayangkan bisa berada di posisi ini saat masih berkiprah di level klub.

Di sisi performa, Spanyol berpeluang datang ke Piala Dunia tanpa pernah kalah di laga resmi sejak Maret 2023, menyamai rekor 31 pertandingan milik Italia.

Namun De la Fuente menolak terjebak pada statistik semata.

“Saya lebih memilih terus melakukan hal-hal dengan benar. Dalam sepak bola, kadang Anda bermain bagus tapi tetap kalah. Proses tetap lebih penting,” jelasnya.

Selama kepemimpinannya, Spanyol hanya menelan sedikit hasil negatif, termasuk kekalahan dari Skotlandia dan Kolombia di laga persahabatan.

Ia menilai periode ini sebagai fase yang sangat positif, meski tetap mengingatkan bahwa momen sulit selalu mungkin terjadi.

De la Fuente juga menepis anggapan egois terkait jadwal klub. Ia berharap klub-klub Spanyol melangkah sejauh mungkin di kompetisi Eropa demi kebaikan sepak bola nasional, meski berdampak pada kebugaran pemain.

Keberhasilan Spanyol saat ini pun memunculkan perbandingan dengan generasi emas 2008–2012.

De la Fuente mengakui tetap menjaga filosofi lama, namun dengan evolusi yang sesuai perkembangan zaman.

“Kami menjaga esensi, tetapi menambahkan alat dan solusi baru sesuai karakter pemain. Sepak bola terus berkembang, dan kami ikut berevolusi,” katanya.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi dan Takdir: Kilas Balik Roller Coaster Timnas Indonesia Sepanjang 2025

Tragedi dan Takdir: Kilas Balik Roller Coaster Timnas Indonesia Sepanjang 2025

Bola | Rabu, 31 Desember 2025 | 20:05 WIB

7 Pemain Inggris Ini Wajib Pindah Klub Jika Ingin Tampil di Piala Dunia 2026

7 Pemain Inggris Ini Wajib Pindah Klub Jika Ingin Tampil di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 31 Desember 2025 | 19:47 WIB

Bank BRI Resmi Jalin Kemitraan dengan Barcelona

Bank BRI Resmi Jalin Kemitraan dengan Barcelona

Bola | Rabu, 31 Desember 2025 | 06:15 WIB

Presiden Barcelona Joan Laporta Dipanggil KPK Spanyol atas Dugaan Penipuan Rp1,7 M

Presiden Barcelona Joan Laporta Dipanggil KPK Spanyol atas Dugaan Penipuan Rp1,7 M

Bola | Selasa, 30 Desember 2025 | 15:25 WIB

Ketergantungan Mbappe, Efektivitas Gol Real Madrid Kalah Telak dari Barcelona

Ketergantungan Mbappe, Efektivitas Gol Real Madrid Kalah Telak dari Barcelona

Bola | Selasa, 30 Desember 2025 | 19:05 WIB

SEJARAH! 19 Hari Dibuka, Tiket Piala Dunia 2026 Dipesan 150 Juta Orang

SEJARAH! 19 Hari Dibuka, Tiket Piala Dunia 2026 Dipesan 150 Juta Orang

Bola | Selasa, 30 Desember 2025 | 10:56 WIB

Terkini

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:55 WIB

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:37 WIB

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:30 WIB

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:23 WIB

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:17 WIB

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 14:52 WIB

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:55 WIB

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:17 WIB

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:02 WIB

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 12:55 WIB

×