- Manajer Liverpool, Arne Slot, frustrasi setelah timnya ditahan imbang 0-0 melawan Leeds United di Anfield pada Jumat (2/1) dinihari WIB.
- Slot mempertanyakan konsistensi keputusan wasit mengenai penalti yang tidak diberikan kepada Liverpool musim ini.
- Ia menduga pemain enggan jatuh meskipun dilanggar karena sering tidak mendapat penalti meski kontak minim.
Suara.com - Manajer Liverpool, Arne Slot, tak mampu menyembunyikan rasa frustrasinya usai The Reds ditahan imbang 0-0 oleh Leeds United pada laga Premier League di Anfield, Jumat (2/1) dinihari WIB.
Slot menyoroti keputusan wasit yang kembali tidak memberikan penalti kepada Liverpool, meski menilai timnya beberapa kali dirugikan sepanjang musim ini.
Momen kontroversial terjadi di babak pertama ketika Hugo Ekitike terlibat kontak dengan bek Leeds, Jaka Bijol, di dalam kotak penalti.
Ekitike memilih tetap berdiri dan melanjutkan permainan, sebelum bola jatuh ke Florian Wirtz yang tembakannya berhasil diblok.
Liverpool sejauh ini baru mendapat satu penalti di Premier League musim ini, yakni saat tandang melawan Burnley pada September lalu.
Fakta itu membuat Slot mempertanyakan konsistensi keputusan wasit, terutama mengingat gaya bermain Liverpool yang dominan dan agresif.
“Saya tidak mengatakan itu keputusan yang salah, karena dia (Ekitike) tetap berdiri. Jika dia jatuh, mungkin itu penalti,” ujar Slot dilansir dari Liverpool Echo.
“Tapi musim ini, sudah sering kami dilanggar di kotak penalti dan tidak mendapat penalti. Mungkin karena itu para pemain berpikir untuk tetap berdiri.”
Pelatih asal Belanda itu membandingkan dengan penalti-penalti yang justru diberikan kepada lawan Liverpool meski kontaknya minim.
Baca Juga: Bukan Sekadar Tim Promosi: Granit Xhaka Bongkar Rahasia di Balik Kejutan Sunderland Musim Ini
“Kami kebobolan penalti dengan sentuhan yang sangat ringan. Brentford tandang, Crystal Palace di Community Shield. Saya bisa terus menyebutkan penalti-penalti lunak yang kami terima,” tegasnya.
Slot menilai keputusan pemain Liverpool yang berusaha jujur dan tetap berdiri justru menjadi bumerang, karena menyulitkan wasit dan VAR untuk bertindak.
“Kalau Anda tetap berdiri, akan sulit bagi VAR atau wasit untuk memberi penalti,” kata Slot.
“Untuk tim dengan penguasaan bola tinggi dan sering menyerang di sekitar kotak penalti lawan, sangat mengejutkan jika kami hanya mendapat satu penalti musim ini. Saya rasa saya tidak salah mengatakan itu.”
Kontributor: M.Faqih