- Manajemen Chelsea menuding Enzo Maresca kurang ketahanan mental dan kedewasaan emosional pasca perpisahan resmi mereka.
- Konflik utama Maresca dengan staf medis terkait penanganan waktu kembali pemain yang mengalami cedera.
- Maresca tidak menghadiri konferensi pers pasca laga Bournemouth, yang dianggap manajemen sebagai sikap tidak profesional.
Suara.com - Hubungan Chelsea dengan mantan pelatihnya, Enzo Maresca, memanas ke level yang tak biasa.
Setelah resmi berpisah, manajemen The Blues melontarkan pernyataan kontroversial dengan menuding Maresca kurang memiliki ketahanan mental dan kedewasaan emosional.
Komentar mengejutkan tersebut disampaikan Chelsea dalam briefing kepada wartawan, lalu dibacakan presenter Dave Jones jelang siaran laga Liverpool vs Leeds, Kamis (1/1/2026) waktu setempat.
“Perasaan di Chelsea adalah bahwa dia kurang memiliki ketahanan mental dan kedewasaan emosional,” ujar Jones membacakan pernyataan klub secara live seperti dilansir dari Mailonline.
Chelsea dan Maresca resmi berpisah pada Kamis lalu, menyusul keretakan hubungan yang sudah tidak bisa diperbaiki antara pelatih asal Italia itu dengan jajaran petinggi klub di Stamford Bridge.
Pemecatan ini datang setelah periode buruk Chelsea, yang hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir Premier League. Laga terakhir Maresca bersama The Blues adalah hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth di kandang.
Menurut laporan media Inggris, tudingan soal ketahanan mental berkaitan erat dengan konflik serius antara Maresca dan tim medis klub.
Perbedaan pandangan mengenai penanganan pemain cedera dan waktu kembali ke lapangan disebut menjadi sumber ketegangan utama.
Petinggi klub juga dikabarkan geram dengan sejumlah sikap Maresca, termasuk komentar emosional di depan publik saat ia mengaku mengalami 48 jam terburuk dalam kariernya, meski tim baru saja menang atas Everton.
Baca Juga: Chelsea Coret Empat Nama Calon Pengganti Enzo Maresca, Legenda Arsenal Tak Masuk Daftar
Situasi semakin memburuk ketika Maresca tidak menghadiri konferensi pers pascalaga melawan Bournemouth, dengan alasan sakit.
Manajemen Chelsea disebut tidak percaya dengan alasan tersebut dan menilainya sebagai tindakan tidak profesional serta tidak menghormati staf, termasuk Willy Caballero yang harus menggantikan peran tersebut.
Selain itu, Maresca juga dituding mengabaikan rekomendasi medis, memainkan pemain yang belum sepenuhnya fit terlalu lama, serta terseret rumor akan kembali ke Manchester City, klub lamanya saat menjadi asisten Pep Guardiola.
Kontributor: M.Faqih