- Real Madrid memenangkan laga 5-1 atas Real Betis awal 2026, namun ruang ganti dibayangi ketidakpastian Vinícius Jr.
- Vinícius Jr. menerima siulan dari sebagian penonton Bernabeu dalam laga kandang terakhirnya saat negosiasi kontrak baru.
- Manajemen khawatir siulan ini mengganggu negosiasi kontrak karena Vinícius belum menerima tawaran klub yang diajukan.
Suara.com - Real Madrid mengawali tahun 2026 dengan suasana yang tidak sepenuhnya ideal. Meski suskes meraih kemenangan 5-1 atas Real Betis, kondisi ruang ganti Real Madrid tak sepenuhnya tenang.
Perhatian besar tertuju pada Vinícius Jr, yang posisinya kini berada di tengah ketidakpastian, baik di lapangan maupun dalam proses negosiasi perpanjangan kontrak.
Pada pertandingan kandang terakhir melawan Sevilla, Vinícius sempat mendapat siulan dari sebagian penonton Bernabeu.
Reaksi tersebut muncul bahkan sebelum laga dimulai, lalu kembali terdengar di beberapa momen pertandingan.
Menurut laporan internal klub yang diungkap Cardena Ser, manajemen Real Madrid menyimpan rasa khawatir terhadap kemungkinan Vinícius kembali mendapat perlakuan serupa.
Situasi ini dinilai tidak ideal, mengingat pemain asal Brasil itu sedang dalam proses negosiasi kontrak baru dan belum menerima tawaran yang diajukan klub.
“Bukan kondisi terbaik bagi klub jika seorang pemain yang sedang bernegosiasi perpanjangan kontrak menerima siulan dari publik sendiri,” menjadi pandangan yang berkembang di internal Los Blancos.
Meski demikian, Madrid memahami karakter pendukungnya. Klub menyadari bahwa kritik dan siulan merupakan bagian dari tuntutan tinggi Bernabeu terhadap performa pemain.
Namun, pada momen krusial musim ini, manajemen berharap Vinícius tidak menjadi sasaran kritik berlebihan.
Baca Juga: Bursa Transfer LaLiga: Barcelona Bidik Wing Back Dortmund, Siapkan Duit Rp350 M!
Sejumlah analis Spanyol menilai ketegangan antara Vinícius dan publik Bernabeu bukan terjadi secara tiba-tiba.
Serangkaian insiden, termasuk gestur emosional sang pemain dan responsnya di media sosial, disebut ikut memperkeruh situasi.
Kontributor: Adam Ali