Korban Brutal Tendangan Kungfu Muhammad Hilmi Gimnastiar Kejang-kejang Hingga Rusuk Retak

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 07 Januari 2026 | 11:51 WIB
Korban Brutal Tendangan Kungfu Muhammad Hilmi Gimnastiar Kejang-kejang Hingga Rusuk Retak
Pemain Perseta 1970 Firman Nugraha, korban Muhammad Hilmi Gimnastiar (ig Perseta 1970)
baca 10 detik
  • Firman Nugraha mengalami retak tulang rusuk setelah terkena tendangan keras dalam laga Liga 4.

  • Manajemen Perseta 1970 memprioritaskan kesembuhan Firman dan menanggung seluruh biaya pengobatan medisnya.

  • Hasil rontgen di RSUD Bangkalan mengonfirmasi cedera Firman masuk dalam kategori serius dan berisiko.

Suara.com - Kabar duka datang dari ranah sepak bola Jawa Timur terkait kondisi kesehatan salah satu penggawa Perseta 1970.

Pihak manajemen klub secara resmi mengonfirmasi bahwa Firman Nugraha menderita cedera serius pada bagian vital tubuhnya.

Pemain andalan tersebut didiagnosa mengalami keretakan pada area tulang rusuk bagian bawah setelah laga yang berlangsung sengit.

Insiden fisik yang cukup fatal ini menimpa Firman saat timnya bersua dengan PS Putra Jaya Pasuruan.

Momen mengerikan tersebut terekam terjadi tepat pada menit ke-72 dalam pertandingan yang penuh tensi tersebut.

Peristiwa bermula saat Firman berupaya sekuat tenaga untuk merebut penguasaan bola dari lawan di area tengah.

Pemain lawan yakni Muhammad Hilmi Gimnastiar terlibat dalam perebutan bola yang berakhir dengan benturan fisik yang telak.

Manajer Perseta 1970 Tulungagung Rudi Iswahyudi memberikan keterangan resmi terkait detail kronologi kejadian yang dialami pemainnya itu.

"Firman terkena tendangan keras di bagian dada. Setelah kejadian itu, kondisinya sempat kejang dan harus mendapatkan perawatan di ambulans," kata Rudi.

baca juga

Kondisi tersebut sempat memicu kekhawatiran besar bagi seluruh ofisial dan rekan setim yang berada di lokasi.

Tim medis yang bertugas di pinggir lapangan langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama kepada korban yang terkapar.

Meskipun sempat mendapatkan penanganan darurat, sang pemain menunjukkan sikap yang sangat gigih dan tidak ingin menyerah.

Firman dikabarkan sempat menolak dievakuasi ke pusat medis terdekat karena merasa masih memiliki kekuatan untuk bertahan.

Sesaat setelah penanganan di ambulans, ia merasa kondisinya telah berangsur stabil sehingga menunda pemeriksaan rumah sakit.

Namun situasi berubah drastis ketika waktu beranjak malam dan kondisi fisiknya justru mengalami penurunan secara tiba-tiba.

Pemain yang bersangkutan mulai merasakan keluhan yang tidak biasa pada bagian pernapasannya saat sedang beristirahat.

Rasa sesak yang hebat mulai menyiksa Firman sehingga ia segera melaporkan kondisinya kepada staf ofisial tim.

Pihak manajemen tidak mau mengambil risiko lebih jauh dan segera membawanya ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

RSUD Kabupaten Bangkalan menjadi tempat tujuan utama untuk mendapatkan diagnosa klinis secara menyeluruh dan mendalam.

Tim dokter langsung melakukan tindakan rontgen guna melihat seberapa parah kerusakan pada organ dalam pemain tersebut.

Berdasarkan lembar hasil rontgen yang keluar, ditemukan kerusakan struktur tulang yang cukup nyata pada rusuk bawah.

Kerusakan ini sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan prosedur pemulihan yang tepat sesuai standar medis atlet.

"Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan adanya retakan pada tulang rusuk bagian bawah. Kondisi ini masuk kategori cedera serius dan berisiko," ujar Rudi.

Diagnosa ini praktis membuat manajemen harus mengambil langkah tegas demi keselamatan jangka panjang sang atlet muda.

Firman dipastikan tidak akan terlihat di lapangan hijau untuk sementara waktu hingga masa pemulihannya benar-benar tuntas.

Kebijakan tegas diambil dengan melarang sang pemain mengikuti rutinitas latihan harian maupun jadwal pertandingan resmi.

Absennya Firman tentu menjadi kerugian tersendiri bagi kekuatan skuat Perseta 1970 di kompetisi resmi saat ini.

Rudi Iswahyudi tidak menampik bahwa insiden tragis ini memberikan dampak psikologis bagi anggota tim lainnya yang bertanding.

Meskipun begitu, nyawa dan masa depan pemain tetap berada di atas segala ambisi klub dalam meraih trofi juara.

Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi seluruh elemen tim untuk selalu waspada terhadap risiko cedera di lapangan.

Perseta 1970 Tulungagung saat ini memang sedang fokus berjuang menembus babak 32 besar di ajang Liga 4 Jawa Timur.

Namun kepentingan klub di turnamen tersebut tidak akan mengesampingkan kewajiban pengobatan intensif bagi Firman Nugraha.

"Saat ini Firman masih dalam observasi tim medis. Manajemen bertanggung jawab penuh terhadap pemulihan pemain dan tidak akan mengambil risiko apa pun," katanya.

Seluruh biaya pengobatan dan proses rehabilitasi akan ditanggung sepenuhnya oleh manajemen sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Klub berharap Firman dapat segera melewati masa kritis dan kembali pulih seperti sediakala melalui penanganan ahli.

Kini Firman hanya perlu fokus pada instruksi tim medis agar proses penyambungan tulang rusuknya berjalan dengan sempurna.

Dukungan dari para suporter terus mengalir untuk memberikan semangat tambahan bagi kesembuhan sang pemain bertahan tersebut.

Manajemen akan terus memantau perkembangan harian sang pemain melalui laporan berkala dari pihak rumah sakit di Bangkalan.

Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada komplikasi lain yang muncul pasca benturan keras di area dada tersebut.

Semangat juang Firman diharapkan tetap berkobar meskipun saat ini ia harus menepi dari rumput hijau demi kesehatannya sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

APPI Minta Pelaku Tendangan Kungfu Muhammad Hilmi Dihukum Tegas

APPI Minta Pelaku Tendangan Kungfu Muhammad Hilmi Dihukum Tegas

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 07:01 WIB

Layangkan Tendangan Kungfu, Hilmi Gimnastia akan Disidang Komdis PSSI pada 11 Januari

Layangkan Tendangan Kungfu, Hilmi Gimnastia akan Disidang Komdis PSSI pada 11 Januari

Bola | Selasa, 06 Januari 2026 | 14:48 WIB

Viral Aksi Tendangan Brutal Pemain Liga 4, Putra Jaya Pecat Muhammad Hilmi Gimnastiar

Viral Aksi Tendangan Brutal Pemain Liga 4, Putra Jaya Pecat Muhammad Hilmi Gimnastiar

Bola | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:12 WIB

Terkini

Musim Hujan Banten Diprediksi Mundur hingga November 2026

Musim Hujan Banten Diprediksi Mundur hingga November 2026

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Intip Sinopsis Street Fighter, Tayang 14 Oktober di Bioskop Indonesia

Intip Sinopsis Street Fighter, Tayang 14 Oktober di Bioskop Indonesia

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Daftar Harga Mobil Listrik Terbaru yang DIpasarkan di Indonesia

Daftar Harga Mobil Listrik Terbaru yang DIpasarkan di Indonesia

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Cara Memperbaiki Gagang Mug yang Rusak Sesuai Jenis Materialnya

Cara Memperbaiki Gagang Mug yang Rusak Sesuai Jenis Materialnya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Dedie Rachim: Leuweung Batutulis Tak Bisa Sepenuhnya Jadi Hutan Kota

Dedie Rachim: Leuweung Batutulis Tak Bisa Sepenuhnya Jadi Hutan Kota

Bogor | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Bukan Earbud Biasa, Baseus MC2 NC Bawa ANC dan Baterai 60 Jam

Bukan Earbud Biasa, Baseus MC2 NC Bawa ANC dan Baterai 60 Jam

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Timnas Indonesia Jadi Juara, Media Inggris Soroti Kepentingan Gianni Infantino di FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia Jadi Juara, Media Inggris Soroti Kepentingan Gianni Infantino di FIFA ASEAN Cup

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Mengulas Film 'Fall 2: Deadpoint' dan Ketakutan yang Tidak Selesai

Mengulas Film 'Fall 2: Deadpoint' dan Ketakutan yang Tidak Selesai

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Kulkas Nyetrum saat Dipegang? Ini Penyebab dan Cara Aman Mengatasinya

Kenapa Kulkas Nyetrum saat Dipegang? Ini Penyebab dan Cara Aman Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Pekan Antariksa Dunia 2026 di Mana? Ini Lokasi, Tema, Sejarah, dan Cara Memperingatinya

Pekan Antariksa Dunia 2026 di Mana? Ini Lokasi, Tema, Sejarah, dan Cara Memperingatinya

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:34 WIB

×