-
Asnawi Mangkualam terpilih sebagai salah satu pemain top Port FC putaran pertama 2025.
-
Meski menjadi bek kiri, Asnawi sukses mencatatkan total 30 tekel sukses di lapangan.
-
Total bermain Asnawi mencapai 1.100 menit dalam 14 laga bersama klub Thailand tersebut.
Suara.com - Bintang Timnas Indonesia yakni Asnawi Mangkualam sukses mencatatkan namanya dalam deretan pemain terbaik Port FC.
Pencapaian luar biasa ini diraih sang pemain selama mengarungi putaran pertama kompetisi musim 2025/2026.
Asnawi menunjukkan konsistensi tinggi dengan menjadi pilar utama dalam skema permainan tim asal Thailand tersebut.
Data menunjukkan bahwa eks pemain PSM Makassar ini telah terlibat dalam 14 pertandingan sepanjang paruh musim.
Total durasi penampilan yang dikantongi pemain berusia 26 tahun tersebut mencapai angka 1.100 menit bermain.
Menariknya Asnawi tetap tampil solid meski tidak ditempatkan pada posisi aslinya sebagai bek kanan.
Pelatih Alexandre Gama justru lebih sering memasang Asnawi untuk mengawal sektor bek kiri tim.
Perubahan peran strategis ini ternyata tidak menghalangi kualitas performa individu sang pemain di lapangan hijau.
Dedikasi tinggi tetap diperlihatkan Asnawi sehingga dirinya tetap mampu memberikan kontribusi maksimal bagi klub.
Baca Juga: Bek Kiri Timnas Indonesia Berpotensi Pindah ke Ajax Amsterdam?
Efektivitas permainannya bahkan membuat ia disejajarkan dengan deretan pemain bintang milik Port FC lainnya.
Berdasarkan laporan statistik resmi klub, Asnawi menonjol dalam aspek pertahanan khususnya dalam memutus serangan lawan.
Ia tercatat sebagai salah satu penggawa tim dengan jumlah tekel sukses mencapai angka 30 kali.
Pencapaian angka pertahanan ini membawa namanya sejajar dengan sang kapten tim yakni Peeradol Chamrasamee.
Selain itu Asnawi juga bersaing ketat dalam statistik individu bersama pemain asing andalan seperti Brayan Perea.
Kemampuan bertahannya menjadi salah satu kunci kekuatan lini belakang Port FC dalam menghadapi gempuran lawan.
Rekan setimnya yakni Peeradol Chamrasamee menjadi pemain dengan distribusi bola terbanyak lewat 726 operan.
Sang kapten juga tercatat melepaskan 29 kali percobaan tembakan ke arah gawang lawan selama kompetisi.
Sementara itu Suphanan Bureerat unggul dalam urusan umpan silang dengan total 61 kali percobaan sukses.
Suphanan juga memenangkan duel perebutan bola sebanyak 73 kali yang menjadikannya pemain sangat berpengaruh.
Bersama kiper Michael Falkesgaard, Suphanan memegang rekor menit bermain paling lama yakni 1.350 menit.
Sektor kreatifitas tim dipimpin oleh Worachit Kanitsribumphen yang sukses menciptakan total 32 peluang emas.
Worachit menjadi motor serangan utama yang memberikan suplai bola matang kepada barisan penyerang Port FC.
Di sisi lain Brayan Perea membuktikan keunggulannya dalam duel udara dengan memenangkan 29 kali lompatan.
Seluruh data statistik ini membuktikan bahwa persaingan internal di skuad Port FC sangatlah kompetitif.
Kehadiran Asnawi di tengah dominasi pemain lokal Thailand menunjukkan kelasnya sebagai pemain asing berkualitas.
Kesuksesan Asnawi di kancah sepak bola Thailand ini semakin memperkuat citra positif pesepak bola Indonesia.
Kemampuan adaptasinya di berbagai posisi menjadi nilai tambah yang sangat dihargai oleh staf kepelatihan.
Meskipun harus bermain di sisi kiri, ia membuktikan bahwa kecerdasan taktik lebih penting dari sekadar posisi.
Fans Port FC memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras yang ditunjukkan pemain bernomor punggung identik ini.
Diharapkan performa gemilang ini terus berlanjut hingga kompetisi memasuki putaran kedua dan akhir musim nanti.