-
John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia mulai Januari 2026 untuk memperbaiki performa skuad.
-
Pelatih asal Inggris ini membawa filosofi permainan cepat dan fokus pada penguatan mental pemain.
-
Herdman dijadwalkan tiba di Jakarta pada 11 Januari 2026 untuk memulai tugas barunya.
Selain aspek teknis, penguatan mentalitas bertanding menjadi pilar utama dalam metode kerja yang ia bawa.
Herdman dipercaya mampu meningkatkan level kepercayaan diri para pemain melalui cara komunikasi yang sangat persuasif.
Motivasi yang kuat selalu ia suntikkan agar para pemain memiliki semangat juang tinggi di setiap pertandingan.
Dalam menyusun komposisi tim, ia sangat gemar memadukan unsur pemain senior dengan para talenta muda.
Kombinasi tersebut bertujuan untuk menciptakan harmoni antara pengalaman bertanding dan energi yang meledak-ledak.
Keseimbangan antara kedewasaan dalam mengambil keputusan dan kecepatan transisi menjadi target yang ingin dicapai.
Secara karakteristik, setiap tim yang dilatih Herdman selalu menonjolkan kekuatan fisik yang sangat prima.
Para pemain dituntut untuk menjaga intensitas permainan tetap tinggi selama sembilan puluh menit penuh berjalan.
Tempo permainan yang cepat menjadi identitas yang melekat erat pada setiap strategi yang ia terapkan.
Baca Juga: Persaingan Pilar Timnas Indonesia di Laga Persib Vs Persija, Siapa Bakal Dapat Atensi?
Aliran bola yang dinamis akan membuat gaya bermain Skuad Garuda diprediksi menjadi jauh lebih agresif.
Jika melihat preferensi taktiknya, Herdman memang seringkali terlihat menggunakan formasi dengan tiga bek tengah.
Walaupun menggunakan skema tersebut, fokus utama permainannya tetap condong pada pola serangan yang masif.
Proses membangun serangan dimulai dari sirkulasi bola yang cepat dari lini belakang menuju ke depan.
Pemanfaatan transisi dari bertahan ke menyerang dilakukan secara efektif untuk mengejutkan pertahanan tim lawan.
Seluruh pecinta sepak bola kini menanti bagaimana konsep permainan "satset" ini akan diimplementasikan di lapangan hijau.