Persija Jakarta Bereaksi Usai Allano Lima jadi Korban Rasisme

Senin, 12 Januari 2026 | 19:35 WIB
Persija Jakarta Bereaksi Usai Allano Lima jadi Korban Rasisme
Selebrasi Allano Lima usai bobol gawang Bhayangkara FC (dok. Persija).
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta mengecam keras tindakan rasisme terhadap pemainnya, Allano Lima, setelah laga melawan Persib pada 11 Januari 2026.
  • Klub memberikan dukungan penuh moral dan psikologis kepada Allano Lima yang juga telah menyuarakan kebanggaannya di media sosial.
  • Persija mendesak federasi dan operator liga untuk memberantas tuntas segala bentuk rasisme di ranah fisik maupun digital secara konsisten.

Suara.com - Persija Jakarta mengecam keras tindakan rasis yang diterima Allano Lima usai laga kontra Persib (11/1/2026) melalui kolom komentar akun Instagram pribadinya.

Perilaku tidak bermoral tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang seharusnya tidak memiliki tempat dalam sepak bola, terlebih di Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman dan persatuan.

Persija sangat kecewa karena tindakan memalukan seperti ini masih terus berulang. 

Rasisme bukan sekadar candaan, bukan pula untuk dijadikan ekspresi emosi sesaat. 

Rasisme adalah kekerasan verbal yang melukai martabat seseorang.

“Persija berdiri sepenuhnya bersama Allano Lima," kata Manajer Persija, Marsekal Muda TNI (Purn) Ardhi Tjahjoko.

"Klub memberikan dukungan penuh secara moral dan psikologis kepada pemain kami, serta memastikan ia tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini,” jelasnya.

Allano pun telah bersuara terkait tindakan rasis yang diterimanya. Itu disampaikannya melalui sosial media miliknya.

“Saya bangga dengan siapa diri saya, saya bangga dengan apa yang telah saya capai. Tindakan rasisme ini justru menunjukkan seberapa jauh saya telah bertumbuh dari titik awal saya berasal," ujar Allano.

Baca Juga: Persib Bandung Kecam Ancaman Pembunuhan Terhadap Keluarga Thom Haye

"Pohon yang berbuah lebat adalah pohon yang paling sering dilempari batu. Kini saatnya kembali bekerja dan melanjutkan perjalanan kami. Jalan masih panjang. Kami akan terus berjuang,” ia menambahkan.

Persija mendesak seluruh pihak terkait, termasuk operator liga, federasi, suporter, dan para pemangku kepentingan sepak bola lainnya, untuk bersikap tegas, serius, dan konsisten dalam memberantas segala bentuk rasisme, baik di stadion maupun di ruang digital.

Sepak bola seharusnya menjadi arena persaingan sportif dalam atmosfer yang aman dan saling menghargai. 

Ketika rasisme dibiarkan, yang rusak bukan hanya individu, tetapi juga wajah sepak bola nasional.

Persija juga mengecam tindakan tidak suportif lainnya, seperti ujaran kebencian hingga ancaman yang ditujukan kepada elemen sepak bola Indonesia.

Siapa pun pelakunya harus sadar dan memahami bahwa tindakannya tersebut mencederai marwah sepak bola, olahraga, bahkan sisi kemanusiaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI