Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati

Sumarni

Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:03 WIB
Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
Korban kiai Ashari dari pondok pesantren di Pati [YouTube]
baca 10 detik
  • Seorang santri berinisial Tari mengungkap dugaan pelecehan seksual oleh Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati.
  • Pelaku melakukan modus manipulasi kedok pengobatan batin dan kedekatan guru untuk melecehkan santriwati secara bertahap.
  • Akibat tindakan tersebut, Kiai Ashari telah ditangkap serta ditetapkan sebagai tersangka atas pencabulan terhadap puluhan santri.

Suara.com - Korban kiai bernama Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati akhirnya angkat bicara terkait dugaan pelecehan yang dialaminya selama berada di lingkungan pesantren tersebut.

Pengakuan korban disampaikan dalam sebuah podcast bersama Denny Sumargo yang tayang di YouTube dan kini menjadi perhatian publik.

Tari, nama samaran korban, mengungkap suasana di pesantren disebut sangat keras. Ia mengaku para santriwati kerap mendapat perlakuan kasar apabila tidak menuruti kemauan sang kiai.

“Di sana itu keras,” ujar Tari.

Ia kemudian melanjutkan, “Di sana itu menurutnya kalau tidak benar ya langsung sikat dipukul-pukul disikat. Ya sama oknum kiai itu tadi.”

Dalam keterangannya, Tari mengaku tindakan pelecehan yang dialaminya terjadi secara bertahap.

Awalnya, ia tidak menyadari bahwa perlakuan tersebut merupakan bentuk pelecehan karena dilakukan perlahan dan dibungkus dengan dalih kedekatan antara guru dan santri.

“Awal mula kan bertahap, nggak separah itu. Awal mula disuruh mijitin, terus dicium. Kalau dah selesai kan pamitan, terus dicium kanan-kiri. Di situ biasa. Kalau santri biasa cium tangan,” bebernya.

Menurut Tari, seiring berjalannya waktu perlakuan tersebut semakin mengarah pada tindakan yang tidak pantas. Ia mengaku sering diajak mengikuti kegiatan ziarah dan salawatan, baik berdua maupun bersama rombongan lain.

baca juga

Dalam momen itulah, ia mulai diminta melakukan hal-hal yang membuatnya merasa tidak nyaman, termasuk diminta tidur bersama pelaku.

Kiai Ashari dari pondok pesantren di Pati ditangkap karena kasus pencabulan terhadap puluhan santri [Hasil generate chatGPT dari bidik layar asli]
Kiai Ashari dari pondok pesantren di Pati ditangkap karena kasus pencabulan terhadap puluhan santri [Hasil generate chatGPT dari bidik layar asli]

“Di sana kan ada guru tarikah. Bilangnya disuruh guru tarikah. Bagian dari nyembuhin sakit,” kata Tari.

Ia mengaku kerap diberi sugesti bahwa dirinya memiliki banyak penyakit batin seperti iri dan dengki sehingga harus menjalani “pengobatan” tertentu.

“Kamu itu banyak penyakitnya, obatnya harus gini,” ujar Tari menirukan perkataan pelaku terkait alasan tidur bersama tersebut. Saat itu, ia mengaku bingung dan tidak memahami maksud sebenarnya.

“Aku nggak nangkep gimana-gimana. Cuma dalam hati, kok aku seburuk itu. Kadang (aku) mau, kadang (aku) menolak,” jelasnya.

Meski mengalami berbagai tindakan yang diduga sebagai pelecehan seksual, Tari menegaskan dirinya tidak pernah sampai melakukan hubungan intim dengan sang kiai.

"Pernah satu kejadian itu kiai sampai nyuruh ngemot keli (area intim) biar jadi darah daging di tubuh saya," terang Tari.

"Tak jelaskan ini, si A ini keinginannya itu memasukkan alat kelamin di mulut dan menelan sperma, agar diakui nabi, umat, dan guru tarikohnya, agar nurut. Korban banyak dari Jakarta dan Kalimantan," sahut pengacara Ali Yusron yang mendampingi Tari.

Seperti diketahui, Ashari sendiri kini sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka pencabulan terhadap puluhan santri.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!

Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:12 WIB

Ashari Kiai Cabul Pati Sogok Korban Agar Cabut Laporan, Ditolak sampai Berujung Ancaman

Ashari Kiai Cabul Pati Sogok Korban Agar Cabut Laporan, Ditolak sampai Berujung Ancaman

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:05 WIB

Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati

Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:35 WIB

Tolong Carikan Kerja untuk Wanita Ini: Dia Dipecat Gara-Gara Tolak Ajakan Mesum Bosnya

Tolong Carikan Kerja untuk Wanita Ini: Dia Dipecat Gara-Gara Tolak Ajakan Mesum Bosnya

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta

Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:20 WIB

Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi

Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:04 WIB

Terkini

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:42 WIB

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Health | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:39 WIB

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:38 WIB

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:37 WIB

Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat

Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 16:36 WIB

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:35 WIB

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 16:33 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirjen Bea Cukai Cuma Bilang 'Belum Tahu'

Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirjen Bea Cukai Cuma Bilang 'Belum Tahu'

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:31 WIB

×