-
John Herdman mencari pemain dari liga top dunia untuk memperkuat Timnas Indonesia.
-
Pelatih baru Garuda akan terbang ke Eropa memantau langsung pemain diaspora potensial.
-
Target utama Herdman adalah membentuk skuad tangguh demi sejarah lolos Piala Dunia.
Suara.com - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin cepat puas dengan komposisi skuad Garuda saat ini. Meski telah diwarisi banyak pemain diaspora dan naturalisasi dari era sebelumnya, ia memastikan proses pencarian pemain baru masih akan terus berlanjut.
John Herdman resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia dan dijadwalkan mulai memimpin skuad Garuda pada Maret mendatang dalam agenda FIFA Series 2026.
Ia akan melanjutkan kerja yang sebelumnya dijalankan Patrick Kluivert, termasuk memanfaatkan kekuatan pemain diaspora dan naturalisasi yang sudah ada.
Beberapa nama seperti Ole Romeny, Joey Pelupessy, Emil Audero Mulyadi, hingga pemain keturunan lainnya dipastikan tetap menjadi bagian dari kerangka tim. Namun demikian, Herdman menegaskan bahwa skuad Timnas Indonesia di bawah kepemimpinannya belum final.
Ia memiliki filosofi kuat terkait tim pembangunan nasional yang mampu bersaing di level dunia, termasuk soal kualitas pemain yang direkrut.
"Ya, saya rasa jika Anda telah melihat perjalanan saya di Kanada bersama tim putra, saya memiliki filosofi yang sangat jelas untuk bersaing di panggung dunia," kata Herdman usai jumpa pers di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
"Anda membutuhkan pemain level satu, level dua, pemain yang bermain di lima liga teratas di dunia. Anda membutuhkan pemain yang telah mengalami intensitas, kecerdasan taktis sepak bola dunia, sepak bola internasional."
"Jadi secara konsisten, saya akan selalu merekrut pemain yang kariernya menceritakan kisah terbaik dan karier sepak bola Anda tidak berbohong. Jika Anda adalah pemain top, Anda bermain di level teratas. Dan Indonesia berada pada tahap di mana orang ingin bermain untuk negara ini," tambahnya.
Saat ini, masih ada sejumlah pemain diaspora yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia. Dua di antaranya adalah Laurin Ulrich yang merumput bersama VfB Stuttgart di Jerman serta Jenson Seelt yang bermain untuk Sunderland di Inggris.
Baca Juga: Alasan John Herdman Tolak Honduras Demi Timnas Indonesia Ternyata Karena...
Keduanya masih berusia muda, berada pada rentang 20 hingga 22 tahun.
Herdman memastikan dirinya akan berkumpul langsung dengan para pemain berdarah Indonesia yang berkiprah di Eropa.
Jika dinilai memiliki kualitas dan kesesuaian dengan kebutuhan tim, ia akan ragu untuk mencoba meyakinkan mereka agar bersedia membela Merah Putih.
"Ya, saya rasa tidak sulit untuk melihat di mana pemain top Anda berada. Anda berusaha membawa pemain terbaik ke negara ini. Meyakinkan para pemain tersebut untuk bermain bagi Indonesia adalah langkah besar," terang Herdman.
“Karena ada banyak peluang bagi para pemain.Tetapi, saya berpikir ketika para melihat pemain dan melihat gairah ini, peluang ini, peluang untuk menjadi grup pria pertama yang meloloskan suatu negara ke Piala Dunia,” tambahnya.
Pelatih berusia 50 tahun tersebut kemudian mencontohkan pengalamannya saat menangani Kanada.