-
Persija Jakarta santer dikabarkan membidik Ivar Jenner untuk memperkuat kedalaman lini tengah tim.
-
Bung Binder menyebut manajemen Persija sudah lama mengincar gelandang Timnas yang merumput di Eropa.
-
Kehadiran Ivar Jenner diharapkan mampu mengatasi kemacetan distribusi bola di skuad Macan Kemayoran.
Beberapa nama yang ada di bangku cadangan sejauh ini dinilai belum mampu memenuhi standar ekspektasi pelatih.
Pemain yang tersedia saat ini seringkali gagal menerjemahkan instruksi taktis yang diinginkan oleh juru taktik Persija.
"Memang ada pilihan Hanif, ada juga Witan Sulaeman, bahkan sebelumnya ada Figo Dennis dimainkan ketika ada salah satu pemain Persija yang tidak bisa bermain," kata Bung Binder.
Meskipun memiliki nama-nama besar namun skema distribusi bola ke lini depan seringkali mengalami kemacetan parah.
Kegagalan aliran bola ini membuat lini serang Persija sering terisolasi dan sulit mendapatkan peluang matang.
Ivar Jenner dipandang memiliki visi bermain yang dibutuhkan untuk menghubungkan lini belakang dengan barisan penyerang.
Persija memerlukan sosok jenderal lapangan tengah yang mampu menjaga keseimbangan permainan secara konsisten selama pertandingan.
Kebutuhan akan pemain yang fasih membagi bola menjadi alasan utama mengapa nama Ivar Jenner mencuat.
Tanpa penyeimbang yang kuat Persija diprediksi akan terus mengalami kesulitan dalam mendominasi permainan di liga.
Baca Juga: Setelah Ivar Jenner, Persija Siapkan Kejutan Besar, Ragnar Oratmangoen ke Jakarta?
Sorotan tajam juga diarahkan kepada Gustavo Franca yang memegang tanggung jawab besar dalam alur bola.
Meski memiliki kemampuan namun performa pemain tersebut dianggap belum stabil dan sering mengalami penurunan kualitas.
Masalah utama lainnya adalah sulitnya membangun chemistry yang kuat di antara sesama pemain asing asal Brasil.
Ketidakhadiran koneksi yang padu ini menjadi sebuah keanehan tersendiri dalam skuad utama Macan Kemayoran saat ini.
Padahal kesamaan latar belakang negara biasanya memudahkan pemain untuk saling mengerti pergerakan di atas lapangan hijau.
Kehadiran Ivar Jenner diharapkan mampu mendobrak kebuntuan taktik dan menyatukan ritme permainan antar lini tersebut.