-
Mauricio Souza memimpin Persija Jakarta menghadapi mantan klubnya, Madura United, di Stadion GBK.
-
Persija Jakarta berada di papan atas, sementara Madura United berjuang menjauhi zona degradasi.
-
Madura United mendatangkan Junior Brandao dan Riquelme demi memperbaiki ketajaman lini serang mereka.
Suara.com - Stadion Utama Gelora Bung Karno akan menjadi saksi pertemuan penuh emosi antara Persija Jakarta dan Madura United.
Pertandingan yang dijadwalkan pada Jumat malam ini bukan sekadar perebutan poin di klasemen BRI Super League.
Sosok Mauricio Souza menjadi pusat perhatian karena ia harus berhadapan dengan klub yang membesarkan namanya.
Juru taktik asal Brasil tersebut diketahui memiliki ikatan batin yang kuat dengan tim berjuluk Laskar Sape Kerrap.
Madura United merupakan pelabuhan pertamanya saat memulai karier kepelatihan di Indonesia pada musim 2023/2024 silam.
Jejak Keberhasilan Mauricio Souza
Selama masa baktinya, Souza berhasil memberikan dampak signifikan bagi perkembangan performa tim asal Madura tersebut.
Pencapaian paling prestisius adalah saat dirinya mampu membawa Madura United melaju hingga babak championship series.
Namun perjalanan tersebut berakhir lebih cepat karena masa kontrak sang pelatih selesai sebelum kompetisi benar-benar tuntas.
Baca Juga: Persija Belum Tentu Mainkan Dua Pemain Asing Baru? Ini Kata Mauricio Souza
Souza tidak datang sendirian ke Jakarta, melainkan membawa serta jajaran staf pelatih yang pernah membantunya dahulu.
Nama-nama seperti Italo Bresende, Gerson Rios, hingga Claudio Luzardi kini bahu-membahu membangun kekuatan baru di Persija.
Kontras Performa Kedua Kesebelasan
Ironisnya, kejayaan yang sempat ditinggalkan Souza di Madura kini seolah menghilang tanpa ada bekasnya lagi.
Madura United yang biasanya bersaing di papan atas kini justru terperosok ke bagian bawah klasemen sementara.
Kondisi ini sangat berbanding terbalik dengan performa Persija Jakarta yang sedang dalam tren sangat positif.