Paulo Ricardo resmi bergabung dengan Persija Jakarta hanya sebulan setelah membela KuPS di ajang UEFA Conference League.
Pada 19 Desember 2025, bek asal Brasil ini masih merasakan atmosfer kompetisi Eropa dengan menghadapi klub Liga Inggris, Crystal Palace.
Kedatangan Ricardo diharapkan membawa mentalitas dan pengalaman level tinggi Eropa untuk memperkokoh lini pertahanan Macan Kemayoran di Super League.
Suara.com - Jalan nasib seorang pesepak bola profesional terkadang berputar sangat cepat layaknya wahana roller coaster yang penuh dengan kejutan tak terduga.
Hal inilah yang sedang dirasakan oleh rekrutan anyar Persija Jakarta, Paulo Ricardo, yang baru saja resmi diperkenalkan sebagai pilar baru Macan Kemayoran.
Siapa sangka, hanya dalam hitungan waktu sekitar satu bulan, ia berpindah drastis dari panggung megah kompetisi antarklub Eropa menuju atmosfer panas sepak bola Indonesia.
Tepat pada tanggal 19 Desember 2025 lalu, Paulo Ricardo masih tercatat aktif berseragam klub papan atas Finlandia, KuPS, dalam ajang bergengsi UEFA Conference League.
Momen tersebut menjadi sangat spesial karena lawan yang ia hadapi bukanlah tim sembarangan, melainkan klub mapan dari kasta tertinggi Liga Inggris, Crystal Palace.
Bek tangguh ini merasakan langsung intensitas tinggi melawan para pemain Premier League sebelum akhirnya memutuskan menerima pinangan dari Persija.
Pengalaman berharga berduel di level Eropa tersebut tentu menjadi portofolio yang sangat mentereng dan menjanjikan bagi seorang pemain asing di kompetisi Super League.
Kini, pemain asal Brasil tersebut telah membulatkan tekad untuk membuka lembaran baru dalam kariernya bersama pasukan ibu kota di Indonesia.
Keputusan manajemen Persija mendatangkan pemain dengan kondisi fisik dan mental yang masih "panas" dari kompetisi Eropa dinilai sebagai langkah transfer yang cerdas.
Baca Juga: Breaking News! Shayne Pattynama Resmi Cabut dari Buriram United, Gabung Persija?
Kehadiran Ricardo diharapkan mampu menularkan mentalitas kompetitif dan ketenangan dalam menghadapi tekanan tinggi kepada rekan-rekan setimnya di lini belakang.
Transisi cepat dari level UEFA ke kompetisi Asia Tenggara ini sekaligus membuktikan daya tarik Persija Jakarta yang masih kuat di mata pemain internasional.
Para pendukung setia, The Jakmania, tentu menaruh harapan besar agar pengalaman Ricardo di benua biru bisa memberikan dampak instan pada kokohnya benteng pertahanan tim.
Dari dinginnya malam di Eropa melawan Crystal Palace, kini Ricardo harus bersiap merasakan panasnya atmosfer dukungan suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno.