-
Persija Jakarta menjamu Madura United di SUGBK dengan kondisi skuad yang sangat terbatas.
-
Lima pemain inti Persija absen karena cedera dan sanksi Komdis PSSI pada laga ini.
-
Madura United membawa ambisi memutus tren negatif tanpa gol dalam dua pertandingan terakhir.
Suara.com - Persija Jakarta bersiap mengawali paruh kedua Super League 2025-2026 dengan menjamu Madura United.
Pertarungan sengit ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat malam.
Kick-off laga krusial bagi kedua tim ini akan dimulai tepat pada pukul 19.00 WIB.
Bagi tuan rumah, pertandingan ini menjadi panggung penting untuk mengembalikan kepercayaan diri para penggemar setianya.
Kekalahan tipis dari rival abadi pada laga sebelumnya masih menyisakan luka bagi tim ibu kota.
Pelatih Mauricio Souza dipaksa memutar otak lebih keras lantaran kondisi tim yang sedang tidak ideal.
Absennya Bruno Tubarao dan Ryo Matsumura akibat sanksi disiplin menjadi pukulan telak bagi skema serangan.
Lini pertahanan dan tengah juga kehilangan Van Basty Sousa, Hanif Sjahbandi, serta Fabio Calonego.
Hanya tersisa Aditya Warman sebagai satu-satunya gelandang murni yang siap berperan sebagai jangkar permainan tim.
Baca Juga: Krisis Pemain Persija di GBK, Mauricio Souza Siapkan Strategi Rahasia Tumbangkan Madura United
Minimnya pilihan di sektor vital ini menuntut efektivitas tinggi dalam penguasaan bola dan taktik pressing.
Di tengah badai absennya pemain inti, terselip harapan melalui kehadiran beberapa wajah baru di skuad.
Fajar Fathur Rahman diprediksi akan menjalani pertandingan pertamanya dengan seragam kebesaran Macan Kemayoran esok hari.
Kecepatan yang dimiliki bek kanan ini diharapkan mampu memberikan keseimbangan saat tim bertransisi menyerang maupun bertahan.
Selain itu, sosok Alaaeddin Ajaraie juga menjadi magnet perhatian bagi para pendukung yang hadir di stadion.
Meski peluangnya tampil sebagai starter masih tanda tanya, Ajaraie bisa menjadi kartu as di babak kedua.