-
Calvin Verdonk menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang lolos ke play-off Liga Europa musim ini.
-
Wakil Belanda termasuk Ajax dan Go Ahead Eagles gugur massal di kompetisi antarklub Eropa.
-
LOSC Lille melaju setelah kemenangan dramatis lewat penalti Olivier Giroud melawan Freiburg.
Suara.com - Panggung kompetisi antarklub Eropa musim ini memberikan cerita yang cukup kontras bagi para penggawa Timnas Indonesia.
Hanya ada satu nama yang berhasil mempertahankan napasnya untuk terus bersaing di level tertinggi sepak bola Benua Biru.
Calvin Verdonk kini berdiri sendirian memikul harapan publik tanah air setelah rekan-rekannya di tim nasional harus angkat koper.
Kegagalan massal yang dialami oleh klub-klub asal Belanda memberikan dampak langsung terhadap eksistensi pemain Garuda.
Situasi ini menjadi sorotan tajam mengingat banyaknya pemain diaspora Indonesia yang merumput di kompetisi kasta tertinggi Belanda.
Kepastian bertahannya Verdonk di kompetisi kasta kedua Eropa ditentukan melalui laga dramatis yang melibatkan LOSC Lille.
Klub asal Prancis tersebut berhasil memperpanjang napas mereka di Liga Europa setelah menundukkan perlawanan sengit Freiburg.
Pertandingan yang berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026, itu berakhir dengan kemenangan tipis bagi tim tuan rumah.
Lille sukses mengunci kemenangan berkat gol tunggal yang dicetak oleh penyerang veteran asal Prancis, Olivier Giroud.
Baca Juga: Selamat Tinggal Penyerang Timnas Indonesia Rp 4,78 Miliar Terancam Digusur Striker Nigeria
Dalam pertandingan krusial tersebut, Calvin Verdonk dipercaya tampil sejak menit awal untuk menjaga kedalaman pertahanan timnya.
Bek sayap yang memiliki garis keturunan Aceh ini menunjukkan performa solid dalam mengawal sisi kiri lapangan Lille.
Kehadirannya di lapangan memberikan stabilitas bagi strategi yang diterapkan oleh pelatih kepala mereka, Bruno Genesio.
Kontribusi Verdonk berlangsung cukup lama sebelum akhirnya ia ditarik keluar oleh sang pelatih pada pengujung babak kedua.
Nasib berbeda dialami oleh rekan setim Verdonk di Timnas Indonesia, Dean James, yang bermain untuk Go Ahead Eagles.
Perjalanan klub tersebut di kompetisi kasta kedua Eropa harus terhenti setelah mereka gagal meraih poin maksimal.