-
Maarten Paes resmi pindah ke Ajax Amsterdam dengan kontrak hingga akhir tahun 2025.
-
Sang kiper mengucapkan terima kasih mendalam kepada FC Dallas atas dukungan empat musim.
-
Kepindahan ke Ajax dianggap sebagai pencapaian terbesar dalam hidup dan karier Maarten Paes.
Meskipun menyambut masa depan dengan antusias, Paes tidak pernah melupakan akar perjuangannya di Major League Soccer.
Ia memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada FC Dallas yang telah menjadi rumahnya selama beberapa musim.
Perjalanan empat musim di Amerika Serikat diakuinya telah membentuk karakter dan kemampuan teknisnya di bawah mistar.
Interaksi dengan para penggemar di Texas memberikan kesan mendalam yang akan selalu ia simpan dalam ingatan.
Baginya, dedikasi staf dan rekan setim di klub lamanya adalah bagian penting dari perkembangan kariernya.
"Saya sangat bangga dengan momen bersama @fcdallas. Terima kasih kepada para suporter, rekan-rekan setim, dan seluruh staf atas kepercayaan dan dukungan selama empat musim terakhir."
Kalimat tersebut menjadi salam perpisahan yang sangat hangat bagi seluruh elemen yang mendukungnya di Amerika.
Paes mengakui bahwa banyak memori indah yang tercipta selama ia berkompetisi di liga sepak bola Amerika.
"Kita telah berbagi sejumlah momen istimewa bersama, dan saya akan selalu berterima kasih dengan cara kota dan komunitas ini menerima saya."
Baca Juga: Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
Ungkapan tulus ini mencerminkan profesionalitas tinggi dari seorang atlet yang menghargai setiap kesempatan yang didapat.
Kini fokus utama Maarten Paes sepenuhnya beralih untuk membantu tim barunya meraih kejayaan di kompetisi domestik.
Ia menyadari tantangan besar yang menanti di depan mata bersama salah satu klub tersukses di dunia.
Kesiapan fisik dan mental telah ia siapkan demi bisa bersaing memperebutkan posisi utama di dalam skuat.
Paes berjanji untuk tidak menyia-nyiakan kepercayaan besar yang telah diberikan oleh jajaran manajemen klub Belanda itu.
Harapan besar pun kini tersampir di pundaknya untuk membawa nama Indonesia harum di kancah sepak bola Eropa.