- Bek baru Persija Jakarta, Paulo Ricardo, beradaptasi cepat berkat sambutan hangat seluruh elemen tim.
- Pengalaman bermain di berbagai negara membantu Paulo mudah beradaptasi dengan lingkungan dan cuaca Indonesia.
- Paulo terkesan atmosfer luar biasa pertandingan debut tandang dan laga kandang Persija di stadion.
Suara.com - Bek anyar Persija Jakarta, Paulo Ricardo, langsung merasa klik sejak hari pertama bergabung dengan skuad Macan Kemayoran. Proses adaptasi pemain asal Brasil itu berjalan mulus berkat sambutan hangat dari seluruh elemen tim.
Paulo mengungkapkan suasana kekeluargaan di Persija membuatnya cepat merasa nyaman. Bukan hanya rekan senegara, tetapi juga pemain lokal, staf pelatih, hingga ofisial klub memberikan penerimaan positif sejak kedatangannya.
“Sejujurnya, saya terkejut dengan situasi yang sangat menyenangkan saat pertama kali datang ke sini,” kata Paulo kepada awak media.
“Memang saya memiliki banyak teman dari Brasil, tetapi bukan hanya mereka. Semua pemain lokal juga menerima saya dengan sangat baik. Jadi, semuanya terasa benar-benar positif,” lanjutnya.
Tak hanya soal hubungan antarpemain, Paulo memastikan dirinya tidak mengalami kendala berarti dalam beradaptasi dengan lingkungan di Indonesia, termasuk cuaca.
Menurutnya, pengalaman bermain di berbagai negara membuat proses penyesuaian berjalan lebih cepat.
“Sebenarnya cukup mirip dengan iklim tropis di Brasil, jadi bagi saya hampir sama,” ujarnya.
“Saya juga sudah pernah bermain di berbagai tempat, seperti Timur Tengah dan Eropa. Jadi, seiring waktu, adaptasi menjadi lebih mudah,” tambahnya.
Lebih jauh, Paulo mengaku terkesan dengan atmosfer pertandingan Persija, baik saat laga tandang maupun ketika merasakan langsung dukungan Jakmania di stadion.
Baca Juga: Gabung Persija Jakarta, Mauro Zijlstra Berpeluang Main di AFF Cup 2026!
Debutnya bersama Persija saat menaklukkan Persita 2-0 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada 30 Januari 2026, menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Meski berstatus laga tandang, Paulo merasakan atmosfer stadion yang begitu hidup.
Selain itu, ia juga menyaksikan langsung magis Stadion Utama Gelora Bung Karno saat laga kandang Persija kontra Madura United pada 23 Januari 2026.
“Atmosfernya luar biasa. Saya tahu itu pertandingan tandang, tetapi stadion hampir penuh. Saya juga menonton pertandingan kandang kami satu-dua minggu lalu saat menang 2-0. Itu luar biasa, atmosfernya hebat,” pungkasnya.