-
Mauricio Souza tertarik mendatangkan Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta karena adanya peluang besar.
-
Status WNI Mauro Zijlstra menguntungkan Persija karena tidak mengurangi kuota pemain asing tim.
-
Mauro Zijlstra merupakan striker muda berusia 21 tahun yang kini tercatat membela Volendam.
Suara.com - Persija Jakarta kini sedang bersiap menyambut amunisi baru untuk mempertajam daya gedor mereka di kompetisi.
Mauro Zijlstra menjadi nama yang santer dikabarkan akan segera mengenakan seragam kebanggaan tim ibu kota.
Pelatih kepala Persija, Mauricio Souza, secara terbuka menyatakan ketertarikannya terhadap penyerang muda berbakat tersebut.
Meskipun saat ini stok penyerang di dalam skuat Macan Kemayoran sebenarnya sudah tergolong melimpah.
Tim kebanggaan The Jakmania ini sudah memiliki nama-nama besar yang menghuni lini depan mereka sekarang.
Persaingan Ketat Lini Depan Persija
Deretan bomber tajam seperti Gustavo Almeida dan Eksel Runtukahu telah menjadi andalan dalam mencetak gol.
Selain itu, kehadiran Aleaddine Ajaraie serta Emaxwell Souza semakin menambah variasi serangan yang dimiliki tim.
Kedatangan Mauro tentu akan membuat persaingan memperebutkan posisi utama menjadi semakin sengit dan kompetitif.
Baca Juga: Langkah Jenius Arema FC: Duo Persija Langsung Bungkam Persijap Jepara
Tidak ada jaminan bagi pemain mana pun untuk langsung masuk ke dalam susunan pemain inti.
Mauro Zijlstra pun harus berjuang ekstra keras demi mendapatkan menit bermain di bawah arahan pelatih.
Alasan Mauricio Souza Kepincut Mauro
Mauricio Souza memiliki pertimbangan khusus mengapa dirinya sangat menginginkan tanda tangan pemain asal Volendam itu.
Sang pelatih melihat ada potensi besar yang bisa dimanfaatkan oleh tim dari sosok pemain diaspora tersebut.
"Alasan saya tertarik karena ini adalah sebuah kesempatan," kata Mauricio Souza kepada wartawan soal Mauro Zijlstra.
Baginya, mendatangkan pemain dengan profil seperti Mauro adalah langkah strategis bagi perkembangan kekuatan jangka panjang tim.
Klub melihat potensi besar dalam diri sang pemain untuk meningkatkan standar permainan skuat secara keseluruhan.
Status WNI Jadi Keuntungan Besar
Salah satu poin krusial yang membuat transfer ini sangat menarik adalah mengenai status kewarganegaraan Mauro.
Mauro Zijlstra saat ini telah resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia atau pemain lokal.
Hal ini memberikan keuntungan teknis yang sangat signifikan bagi manajemen dan tim pelatih Persija Jakarta.
Pihak klub tidak perlu khawatir akan pengurangan slot pemain asing jika berhasil meresmikan pemain bertalenta ini.
Statusnya sebagai pemain Timnas Indonesia juga menjadi nilai tambah yang sangat diperhitungkan oleh manajemen klub.
Investasi Jangka Panjang Macan Kemayoran
Usia Mauro yang baru menginjak 21 tahun menjadikannya aset masa depan yang sangat berharga bagi tim.
Fleksibilitas status dan usia muda ini dianggap sebagai momentum yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.
"Jadi, klub mengerti itu lebih bagus untuk kita lebih kuat. Dia masih muda. Dan kita lihat itu kesempatan untuk kita bisa bawa dia," ujar Mauricio Souza.
Persija Jakarta memang membutuhkan regenerasi di lini serang agar tetap kompetitif di level tertinggi sepak bola.
Mauro diharapkan mampu menyerap ilmu dari para senior dan berkembang menjadi striker mematikan di Liga Indonesia.
Rekam Jejak di Kompetisi Belanda
Hingga saat ini, Mauro tercatat masih menjadi bagian dari klub Volendam yang berlaga di kompetisi Eredivisie.
Kompetisi kasta tertinggi di Belanda tersebut dikenal memiliki standar permainan yang sangat tinggi dan disiplin.
Namun, kenyataannya Mauro belum mendapatkan kesempatan tampil secara reguler di kasta utama Belanda musim ini.
Data dari Soccerway mencatat bahwa laga kompetitif terakhirnya terjadi pada tanggal 9 Mei 2025 yang lalu.
Kala itu, Mauro tampil membela Volendam saat masih berkompetisi di kasta kedua Belanda atau Eerste Divisie.
Menanti Debut Mauro di Jakarta
Pertandingan terakhirnya adalah saat Volendam bertandang ke markas Dordrecht dan harus mengakui keunggulan lawan.
Skor akhir 1-4 dalam laga tersebut menjadi penutup kiprah terakhir Mauro di lapangan hijau musim lalu.
Kini, fokus utama Mauro adalah segera beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia jika transfer tuntas.
Dukungan penuh dari suporter militan Persija tentu akan menjadi motivasi tambahan bagi sang pemain muda.
Manajemen berharap kehadiran pemain diaspora ini bisa menjadi solusi produktivitas gol tim di masa depan.