- John Herdman melakukan kunjungan ke markas Sassuolo dengan tiga agenda utama: memantau latihan, berdiskusi dengan Jay Idzes, dan bertukar pikiran dengan Fabio Grosso.
- Pelatih Timnas Indonesia itu mengamati secara langsung intensitas latihan Jay Idzes di level klub dan membangun hubungan personal dengan kaptennya.
- Herdman juga memanfaatkan momen ini untuk 'mencuri ilmu' kepelatihan dari legenda Piala Dunia 2006, Fabio Grosso, sebagai referensi untuk Skuad Garuda.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melanjutkan safari "blusukan"-nya di Eropa dengan menyambangi markas klub Serie A Italia, Sassuolo.
Kunjungan ke Mapei Football Center ini menjadi sorotan utama karena di sanalah kapten Skuad Garuda, Jay Idzes, meniti kariernya di level tertinggi.
Berdasarkan laporan resmi dari situs Sassuolo, kedatangan Herdman bukanlah sekadar kunjungan biasa.
Pelatih asal Inggris tersebut memiliki setidaknya tiga agenda penting yang ia jalani selama berada di fasilitas latihan I Neroverdi.
Berikut adalah tiga agenda utama John Herdman saat mengunjungi markas Sassuolo:
1. Memantau Langsung Sesi Latihan Tim Utama
Agenda pertama dan paling krusial adalah mengamati secara langsung bagaimana Jay Idzes dan rekan-rekannya berlatih di bawah arahan pelatih Fabio Grosso.
Herdman mendapatkan akses eksklusif untuk melihat dari dekat intensitas, metodologi, dan standar latihan yang diterapkan di salah satu liga paling kompetitif di dunia.
Momen ini sangat penting baginya untuk memahami level kebugaran dan pemahaman taktik Idzes dalam lingkungan klubnya sehari-hari.
Baca Juga: KUIS: Seberapa Tahu Kamu soal Ragnar Oratmangoen? Dirumorkan ke Persib Bandung
2. Diskusi Empat Mata dengan Jay Idzes
Setelah sesi latihan usai, agenda berlanjut dengan pertemuan personal antara sang pelatih dan kaptennya.
Herdman menyempatkan diri untuk berbincang empat mata dengan Jay Idzes, membangun hubungan dan chemistry di luar lapangan.
Diskusi ini kemungkinan besar membahas visi jangka panjang Herdman untuk Timnas Indonesia serta mendengarkan masukan dari Idzes sebagai pemimpin di ruang ganti.
Pendekatan personal ini menjadi ciri khas Herdman yang ingin memastikan setiap pemain merasa dihargai dan menjadi bagian penting dari proyeknya.
3. 'Curi Ilmu' dari Legenda Piala Dunia, Fabio Grosso