- Kemenangan 3-2 atas Vietnam membawa Timnas Futsal Indonesia ke semifinal Piala Asia Futsal 2026, namun ini belum menjamin tiket ke Piala Dunia Futsal 2028 karena perbedaan regulasi.
- Berbeda dengan edisi 2024, Piala Asia Futsal 2026 tidak berfungsi sebagai ajang kualifikasi Piala Dunia karena FIFA tidak menyelenggarakan turnamen dunia pada tahun tersebut.
- Kesempatan Indonesia melaju ke Piala Dunia Futsal baru akan dibuka kembali pada edisi Piala Asia Futsal 2028 yang lokasinya belum ditentukan oleh pihak AFC.
Suara.com - Timnas Futsal Indonesia baru saja menorehkan sejarah gemilang dengan mengunci tiket semifinal Piala Asia Futsal 2026 setelah menumbangkan Vietnam dengan skor tipis 3-2.
Meskipun euforia meledak di Indonesia Arena, banyak suporter yang masih bertanya-tanya apakah pencapaian ini otomatis meloloskan skuad Hector Souto ke ajang Piala Dunia Futsal 2028 mendatang.
Faktanya, regulasi pada edisi turnamen kali ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, sehingga langkah ke babak empat besar belum menjadi jaminan untuk mentas di panggung dunia.
Kemenangan krusial atas Vietnam di babak perempat final menjadi bukti ketangguhan mental tim Merah Putih di hadapan pendukung sendiri.
Tiga gol penentu kemenangan Indonesia berhasil dilesakkan oleh Brian Ick, Ardiansyah Nur, dan Reza Gunawan melalui skema permainan yang sangat disiplin.
Hasil positif ini sempat memicu anggapan di masyarakat bahwa tiket menuju Piala Dunia Futsal kini sudah berada dalam genggaman.
Anggapan tersebut sebenarnya didasari oleh memori pada Piala Asia Futsal 2024, di mana seluruh semifinalis berhak melaju ke putaran final Piala Dunia.
Namun, situasi pada Piala Asia Futsal 2026 yang digelar tahun ini memiliki aturan main yang berbeda drastis secara teknis.
Hal ini dikarenakan FIFA tidak mengagendakan penyelenggaraan Piala Dunia Futsal pada tahun 2026, sehingga turnamen tingkat Asia tahun ini tidak berstatus sebagai babak kualifikasi.
Baca Juga: 8 Negara yang Lolos ke Perempat Final Piala Asia Futsal 2026, Dua dari Asia Tenggara
Dengan demikian, jatah tiket untuk perhelatan Piala Dunia Futsal 2028 sama sekali tidak diperebutkan dalam kompetisi yang sedang berlangsung saat ini.
Keberhasilan melaju ke semifinal murni merupakan pencapaian prestisius di level benua sekaligus kesempatan emas untuk mendongkrak peringkat FIFA serta reputasi futsal nasional.
Regulasi inilah yang menjelaskan mengapa langkah impresif Indonesia di kandang sendiri belum berdampak langsung pada partisipasi di turnamen internasional terbesar tersebut.
Kesempatan sesungguhnya bagi Indonesia untuk mengincar tiket dunia baru akan tersaji kembali pada ajang Piala Asia Futsal 2028 mendatang.
Hingga saat ini, pihak AFC maupun FIFA pun belum menetapkan negara mana yang akan menjadi tuan rumah untuk perhelatan Piala Asia maupun Piala Dunia Futsal 2028 tersebut.
Meski begitu, tim nasional kini harus tetap fokus pada tantangan terdekat demi menjaga momentum perkembangan permainan yang sedang menanjak.