- Persija Jakarta merekrut striker muda Indonesia, Mauro Nils Zijlstra, dengan kontrak berdurasi 2,5 musim untuk putaran kedua Super League 2025/2026.
- Mauro, produk akademi Belanda (AZ Alkmaar, NEC Nijmegen), pernah masuk skuad Eredivisie FC Volendam musim 2025/2026.
- Pemain kelahiran 2004 ini memiliki pengalaman internasional dengan tiga penampilan membela Timnas Indonesia di berbagai ajang resmi.
Suara.com - Persija Jakarta kembali menegaskan keseriusannya membangun tim yang kuat dan berkelanjutan jelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Salah satu langkah strategis itu diwujudkan lewat perekrutan striker muda Indonesia, Mauro Nils Zijlstra, yang resmi berseragam Macan Kemayoran.
Kehadiran Mauro bukan sekadar transfer biasa. Ada sejumlah fakta menarik yang membuat kepindahan pemain kelahiran Zaandam, Belanda, 9 November 2004, ini patut disorot.
1. Kontrak Jangka Menengah
Persija mengikat Mauro dengan kontrak berdurasi 2,5 musim.
Durasi ini mencerminkan kepercayaan klub terhadap potensi jangka panjang sang pemain, bukan hanya sebagai pelapis musim ini, tetapi juga bagian dari kerangka tim 1–2 musim ke depan.
2. Produk Akademi Sepak Bola Belanda
Mauro tumbuh dan berkembang dalam ekosistem sepak bola Belanda yang dikenal kuat dalam pembinaan pemain muda.
Ia sempat menimba ilmu di akademi AZ Alkmaar pada 2019, sebelum melanjutkan proses pengembangan di Amsterdamsche FC (2019–2022), NEC Nijmegen (2022–2024), hingga akhirnya bergabung dengan FC Volendam pada 2024.
3. Pernah Masuk Skuad Eredivisie
Baca Juga: KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Meski belum mencatat debut resmi, Mauro sudah merasakan atmosfer level tertinggi sepak bola Belanda.
Bersama FC Volendam, namanya tercantum dalam Daftar Susunan Pemain tim utama pada enam pertandingan Eredivisie musim 2025/2026.
Ia juga rutin mendapatkan menit bermain bersama tim U-21 sebagai bagian dari proses pematangan performa.
4. Sudah Merasakan Level Tim Nasional
Di level internasional, Mauro bukan nama asing. Ia telah mencatatkan tiga penampilan bersama Timnas Indonesia, yakni dua laga uji coba melawan Taiwan dan Lebanon, serta satu pertandingan penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Irak.
Pengalaman ini menjadi modal berharga saat ia memasuki kompetisi domestik yang penuh tekanan.