-
Atalanta resmi melaju ke semifinal Piala Italia setelah mengalahkan Juventus dengan skor telak 3-0.
-
Tiga gol kemenangan dicetak oleh Gianluca Scamacca, Kamaldeen Sulemana, dan juga Mario Pasalic.
-
Pertandingan semifinal dijadwalkan akan berlangsung dalam dua leg pada Maret dan April mendatang.
Setelah tertinggal satu gol, Si Nyonya Tua berusaha meningkatkan intensitas serangan mereka secara masif.
Gleison Bremer mendapatkan peluang emas melalui tandukan kepala yang memanfaatkan situasi bola mati di depan gawang.
Namun, arah bola sundulan bek asal Brasil tersebut masih menyamping tipis di sisi gawang Marco Carnesecchi.
Hingga waktu istirahat tiba, skor keunggulan tipis untuk tuan rumah tetap bertahan di papan skor.
Memasuki babak kedua, tim tamu kembali memperagakan pola permainan menyerang untuk mencari gol penyama kedudukan.
Weston McKennie mendapatkan ruang tembak yang cukup terbuka di dalam area pertahanan lawan yang rapat.
Sangat disayangkan, akurasi tembakannya masih belum menemui sasaran dan hanya melebar dari tiang gawang lawan.
Atalanta yang bermain sangat disiplin menunggu momentum yang tepat untuk melancarkan serangan balik yang cepat.
Pertandingan pun menjadi semakin terbuka karena kedua tim saling melakukan jual beli serangan yang berbahaya.
Petaka bagi tim tamu kembali hadir saat pertandingan sudah memasuki menit ke-77 di babak kedua.
Kamaldeen Sulemana berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan.
Sulemana menyambar bola liar dengan sangat cepat sebelum para pemain bertahan lawan mampu mengantisipasi arah datangnya bola.
Skor pun berubah menjadi dua kosong yang membuat mental bertanding para pemain tamu semakin tertekan hebat.
Kemenangan tuan rumah semakin tidak tergoyahkan ketika laga hanya menyisakan waktu lima menit sebelum bubaran.
Mario Pasalic melepaskan tembakan akurat yang merobek jala gawang Mattia Perin untuk ketiga kalinya malam itu.
Gol pada menit ke-85 tersebut memastikan pesta kemenangan Atalanta di hadapan pendukung fanatik mereka sendiri.
Meskipun sudah tertinggal jauh, tim tamu tetap berupaya keras untuk setidaknya memperkecil selisih angka yang ada.
Namun, pertahanan kokoh yang digalang oleh lini belakang tuan rumah tidak mampu ditembus hingga laga berakhir.
Skor telak tiga gol tanpa balas tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi tim tamu untuk meraih prestasi di kompetisi piala domestik.
Sebaliknya, keberhasilan ini membawa angin segar bagi para penggemar fanatik La Dea di seluruh dunia.
Laga semifinal nantinya akan menggunakan format dua pertemuan yang dijadwalkan pada Maret dan April mendatang.
Atalanta kini tinggal menunggu lawan selanjutnya untuk memperebutkan satu tiket menuju partai final yang bergengsi.
