-
Hansamu Yama mencetak gol penentu kemenangan Arema FC pada laga debutnya melawan Persijap Jepara.
-
Sang bek pindah ke Arema sebagai pemain pinjaman setelah jarang dimainkan oleh Persija Jakarta.
-
Hansamu menegaskan prioritas utamanya adalah mendapatkan menit bermain reguler daripada sekadar mencetak gol.
Suara.com - Panggung pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 menjadi saksi kembalinya taring seorang Hansamu Yama Pranata.
Bek berpengalaman ini mengawali lembaran barunya bersama Arema FC dengan torehan prestasi yang sangat memukau.
Keputusan Persija Jakarta untuk meminjamkan sang pemain ke kubu Singo Edan langsung dibayar tuntas di lapangan.
Dalam laga perdana melawan Persijap Jepara pada Senin lalu, ia berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Stadion Kanjuruhan menjadi saksi bisu bagaimana sang pemain bertahan ini menjadi pembeda dalam hasil akhir pertandingan.
Kepercayaan besar diberikan oleh pelatih Marcos Santos yang langsung memasangnya sebagai pemain utama sejak awal.
Padahal Hansamu diketahui baru saja bergabung dalam dua sesi latihan singkat bersama rekan-rekan barunya di Malang.
Sentuhan magisnya di depan gawang lawan memastikan Arema FC mengamankan poin penuh melalui gol tunggal tersebut.
Meski menjadi sosok krusial dalam kemenangan tim, mantan pilar Persebaya Surabaya ini tidak ingin besar kepala.
Baca Juga: Tanpa Ramon Tanque, Bojan Hodak Tetap Optimis Persib Bandung Bisa Bungkam Malut United di Bandung
Ia justru terlihat sangat tenang dan tetap mengedepankan kerja keras tim dibandingkan dengan pencapaian individunya.
Bagi Hansamu Yama, momen mencetak gol hanyalah bonus dari target utama yang ingin ia capai musim ini.
"Saya tidak memikirkan gol. Yang terpenting bagi saya dapat kesempatan utama," kata Hansamu Yama di laman I.League.
Pernyataan tersebut mencerminkan rasa lapar akan menit bermain yang sempat hilang saat masih berseragam Macan Kemayoran.
Selama putaran pertama liga berlangsung, kesempatan merumput menjadi sesuatu yang sangat mewah bagi pemain kelahiran Mojokerto ini.
Tercatat ia hanya turun ke lapangan sebanyak empat kali dengan status sebagai pemain pengganti di penghujung laga.