-
Ivar Jenner resmi bergabung dengan Dewa United setelah menyelesaikan karir panjangnya di FC Utrecht.
-
Gelandang Timnas Indonesia ini membawa pengalaman bermain di Liga Belanda untuk memperkuat Banten Warriors.
-
Ivar tetap optimis Indonesia memiliki kualitas tinggi untuk bersaing menuju ajang Piala Dunia mendatang.
Suara.com - Dewa United Banten FC secara mengejutkan mengumumkan kedatangan pilar lini tengah Timnas Indonesia, Ivar Jenner.
Gelandang berbakat ini resmi diperkenalkan sebagai rekrutan terbaru tim pada hari Jumat yang cerah.
Ivar Jenner yang kini menginjak usia 22 tahun didatangkan langsung dari klub kasta tertinggi Belanda, FC Utrecht.
Manajemen Banten Warriors mengikat kontrak sang pemain hingga berakhirnya musim kompetisi tahun ini.
Kehadiran sosok pengatur serangan ini diproyeksikan menjadi tenaga baru yang krusial bagi kedalaman skuad utama.
Pengalaman panjang berkompetisi di Benua Biru menjadi modal berharga bagi Ivar untuk merumput di Indonesia.
Proses perkenalan sang pemain berlangsung dengan khidmat di markas besar Dewa United Arena, Tangerang.
Ivar Jenner menceritakan bagaimana sistem sepak bola di Belanda telah membentuk karakter permainannya secara signifikan.
“Saya menilai pengalaman selama bermain sepak bola di Belanda berjalan dengan baik. Saya menghabiskan dua tahun bermain di tim usia muda Ajax sebelum pindah ke FC Utrecht saat berusia 12 tahun,” ujar Ivar dikutip dari keterangan resmi.
Baca Juga: Dewa United: Ivar Jenner adalah Banten Warriors
Fondasi yang kuat di Ajax dan Utrecht menjadikannya salah satu talenta muda yang sangat diperhitungkan.
Selama berseragam FC Utrecht, Ivar tidak hanya sekadar menjadi pelapis di bangku cadangan tim.
Ia mendapatkan kesempatan emas untuk mencicipi atmosfer pertandingan bersama skuad utama klub tersebut.
Selain itu, ia juga menjadi andalan di tim kedua FC Utrecht yang berkompetisi di divisi dua Liga Belanda.
Jam terbang tinggi di kompetisi profesional Eropa tersebut telah mengasah mentalitas bertandingnya secara tajam.
“Pengalaman itu memberi saya jam terbang penting,” katanya.