Pertahanan Sassuolo Rapuh, Jay Idzes Gagal Redam Amukan Inter Milan yang Cetak 5 Gol Tanpa Balas

Pebriansyah Ariefana

Senin, 09 Februari 2026 | 11:13 WIB
Pertahanan Sassuolo Rapuh, Jay Idzes Gagal Redam Amukan Inter Milan yang Cetak 5 Gol Tanpa Balas
Jay Idzes (Sassuolo)
baca 10 detik
  • Jay Idzes gagal tampil maksimal saat Sassuolo kalah telak 0-5 dari Inter Milan semalam.

  • Pertahanan Sassuolo sangat rapuh mengantisipasi bola mati hingga kebobolan lima gol oleh Nerazzurri.

  • Kartu merah Nemanja Matic memperparah kondisi Sassuolo yang sudah tertekan sejak menit awal laga.

Suara.com - Malam yang sangat kelam harus dilewati oleh bek andalan Timnas Indonesia yakni Jay Idzes.

Pemain bertahan tersebut gagal membendung serangan badai saat timnya Sassuolo dihajar habis-habisan Inter Milan.

Laga pekan ke-24 Serie A Enilive 2025/26 itu berakhir dengan skor sangat mencolok 0-5.

Pertandingan tersebut berlangsung pada Senin dini hari waktu setempat di markas kebanggaan mereka Mapei Stadium.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tuan rumah yang tidak berkutik di depan pendukung sendiri.

Jay Idzes sebenarnya mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih untuk merumput selama 90 menit waktu normal.

Namun performa lini belakang Sassuolo terlihat sangat rentan ketika menghadapi gelombang serangan dari tim tamu.

Secara individu penampilan pemain berusia 25 tahun itu menjadi bahan perbincangan hangat publik sepak bola.

Berdasarkan data statistik yang dihimpun ia hanya mampu mengantongi rating rendah sebesar 4,6 saja.

baca juga

Meskipun ia sukses melepaskan 37 operan dengan tingkat akurasi mencapai angka 92 persen.

Akurasi umpan yang tinggi ternyata tidak berbanding lurus dengan efektivitasnya dalam menjaga area pertahanan.

Ia dianggap kurang memberikan pengaruh yang signifikan untuk menghentikan gempuran mematikan dari skuad Nerazzurri.

Data dari Fotmob menunjukkan bahwa Idzes sangat minim dalam melakukan aksi tekel maupun intersepsi lawan.

Sepanjang laga ia tercatat hanya membukukan enam kali sapuan bola untuk menjauhkan bahaya dari gawang.

Ia juga melakukan empat kali sapuan menggunakan kepala serta tercatat melakukan dua kali blok tembakan.

Lini pertahanan tuan rumah tampak tidak siap mengantisipasi skema bola mati yang dilancarkan Inter Milan.

Dua gol yang bersarang ke gawang Sassuolo justru berasal dari situasi bola mati yang sangat berbahaya.

Padahal sektor tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab penuh bagi Jay Idzes dan rekannya Tarik Muharemovic.

Ketidakmampuan koordinasi mereka membuat Yann Bisseck dan Manuel Akanji bisa mencetak gol lewat sundulan kepala.

Inter Milan benar-benar memanfaatkan celah di udara untuk merobek jala gawang Sassuolo dalam pertandingan tersebut.

Awalnya laga ini sempat terlihat akan berjalan sengit dan kompetitif bagi kedua belah pihak.

Namun segalanya berubah drastis ketika gol pembuka tim tamu tercipta pada menit ke sepuluh laga.

Sassuolo seolah kehilangan arah dan sangat kesulitan untuk keluar dari tekanan yang diberikan tim lawan.

Kondisi tim semakin memburuk setelah mereka harus bermain dengan sepuluh orang pemain di lapangan hijau.

Gelandang senior Nemanja Matic harus keluar lapangan lebih cepat usai menerima kartu merah menit 55.

Meski kartu merah memperburuk keadaan namun kerapuhan pertahanan tim sudah terlihat sejak awal babak pertama.

Inter Milan yang tampil sangat dominan akhirnya menutup pertandingan dengan koleksi lima gol tanpa balas.

Lima gol kemenangan tim asuhan Simone Inzaghi tersebut dibagi rata oleh para pemain depan dan belakang.

Pesta gol tim tamu dicetak oleh Aurel Bisseck, Marcus Thuram, Lautaro Martinez, Manuel Akanji dan Luis Henrique.

Hasil ini membuat Sassuolo harus segera berbenah jika ingin tetap bersaing di kompetisi kasta tertinggi.

Bagi Jay Idzes pertandingan ini menjadi pelajaran berharga dalam karier profesionalnya di liga Italia.

Menghadapi tim raksasa seperti Inter Milan memang membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi sepanjang waktu pertandingan berlangsung.

Ia dituntut untuk lebih agresif dalam melakukan duel fisik guna memutus aliran serangan dari lawan.

Kekalahan ini diharapkan tidak meruntuhkan mentalitas sang pemain yang menjadi tumpuan di lini belakang Indonesia.

Publik tanah air tentu berharap Idzes bisa segera bangkit pada pertandingan-pertandingan Serie A berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Tangan Kanan STY Buka Opsi Tambah Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia U-17

Eks Tangan Kanan STY Buka Opsi Tambah Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia U-17

Bola | Senin, 09 Februari 2026 | 10:51 WIB

4 Fakta Menarik Kiper Anyar Persija Jakarta Cyrus Margono, Jebolan Akademi Inter Milan

4 Fakta Menarik Kiper Anyar Persija Jakarta Cyrus Margono, Jebolan Akademi Inter Milan

Bola | Senin, 09 Februari 2026 | 10:30 WIB

Keuntungan dari Pemain Diaspora yang Main di BRI Super League, Apa itu?

Keuntungan dari Pemain Diaspora yang Main di BRI Super League, Apa itu?

Bola | Senin, 09 Februari 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Mensesneg Minta Masyarakat Tak Lakukan Aktivitas yang Picu Kebakaran

Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Mensesneg Minta Masyarakat Tak Lakukan Aktivitas yang Picu Kebakaran

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Kabel Listrik Bermasalah, Ratusan Jaecoo J7 Kena Recall

Kabel Listrik Bermasalah, Ratusan Jaecoo J7 Kena Recall

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal

Obesitas Picu Risiko Diabetes, Terapi Tirzepatide Hadir dengan Pendekatan yang Lebih Personal

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem

Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan

Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Menko Polkam Andalkan Modifikasi Cuaca Lawan Karhutla, Ini Daftar 6 Provinsi Paling Rawan

Menko Polkam Andalkan Modifikasi Cuaca Lawan Karhutla, Ini Daftar 6 Provinsi Paling Rawan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Promo HUT RI 2026, Harga Tiket Bioskop Hanya Rp17 Ribu dengan Kartu BRI

Promo HUT RI 2026, Harga Tiket Bioskop Hanya Rp17 Ribu dengan Kartu BRI

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 7 Saksi

Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Periksa 7 Saksi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Jeongyeon TWICE Keluar JYP Entertainment, Tulis Surat Hangat untuk Fans

Jeongyeon TWICE Keluar JYP Entertainment, Tulis Surat Hangat untuk Fans

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?

Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:30 WIB

×