-
Arema FC berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor meyakinkan di Stadion GBK.
-
Marcos Santos mengkritik sikap Mauricio Souza yang dianggap kurang rendah hati saat kalah.
-
Intervensi VAR membatalkan gol Gustavo Almeida yang menjadi titik balik kekalahan Persija Jakarta.
Persija Jakarta sejatinya tampil sangat agresif dan mengurung pertahanan Arema FC sepanjang waktu pertandingan berjalan.
Pendukung tuan rumah sempat bersorak girang saat Gustavo Almeida menggetarkan jala gawang pada menit ke-77.
Momen itu berawal dari tendangan keras Maxwell Souxa yang tidak mampu diamankan secara sempurna oleh Adi Satryo.
Gustavo menyambar bola muntah tersebut untuk mencetak skor yang seharusnya membawa Persija memimpin laga krusial ini.
Namun kegembiraan itu sirna seketika setelah wasit Thoriq Alkatiri memutuskan untuk meninjau ulang melalui layar VAR.
Hasil pemeriksaan video menunjukkan bahwa Maxwell Souxa sudah berada di posisi offside sebelum melepaskan tembakan mautnya.
Keputusan penganuliran gol tersebut seketika meruntuhkan mental bertanding para punggawa klub kebanggaan warga ibu kota.
Situasi ini dimanfaatkan dengan sangat cerdik oleh Arema FC untuk melancarkan serangan balik yang mematikan.
Hanya butuh waktu singkat bagi tim tamu untuk menghukum kelengahan barisan pertahanan skuad asuhan Mauricio Souza.
Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan di Balik Batalnya Transfer Ragnar Oratmangoen ke Super League
Gabriel Silva muncul sebagai aktor utama yang membungkam ribuan suporter tuan rumah melalui aksi-aksi briliannya di lapangan.
Pemain asing tersebut mencetak gol pertama pada menit ke-82 yang membuat kedudukan berbalik menguntungkan bagi Arema FC.
Ia kemudian menggandakan keunggulan pada masa injury time tepatnya di menit ke-90+11 untuk mengunci kemenangan tim.
Hasil pahit ini memutus rekor apik Persija Jakarta yang sebelumnya tidak pernah kalah di kandang sendiri.
Kekalahan ini menjadi noda pertama bagi keangkeran stadion yang biasanya selalu memberikan poin bagi Macan Kemayoran.
Meski sempat ada ketegangan hebat, Marcos Santos tetap mencoba mendinginkan suasana dengan memberikan pujian tulus.