-
Kiper Unggul FC Azfar Burhan meninggal dunia akibat kecelakaan motor di Bangkalan Madura.
-
Korban mengalami kecelakaan saat perjalanan kembali ke Malang untuk mengikuti turnamen futsal.
-
Almarhum sempat pulang kampung demi meminta doa restu orang tua sebelum bertanding.
Suara.com - Penjaga gawang andalan dari klub Unggul FC yakni Azfar Burhan dikabarkan telah mengembuskan napas terakhirnya.
Insiden memilukan ini terjadi akibat kecelakaan lalu lintas saat sang atlet sedang mengendarai sepeda motor.
Kejadian nahas tersebut berlangsung di kawasan Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur yang mengejutkan publik.
Waktu kejadian diperkirakan pada Selasa dini hari tepat tanggal 10 Februari 2026 saat suasana jalanan sepi.
Pihak manajemen klub telah memberikan konfirmasi resmi mengenai peristiwa yang menimpa salah satu pilar terbaik mereka.
Diketahui bahwa Azfar tidak sendirian saat insiden terjadi melainkan sedang berboncengan dengan adik kandung laki-lakinya tersebut.
Manajer Tim Unggul FC, Usa Laksono, menjadi sosok yang membenarkan kabar duka ini kepada awak media massa.
Beliau menjelaskan bahwa posisi Azfar saat itu sedang dalam mobilitas tinggi untuk kembali menuju markas tim.
"Azfar mengalami kecelakaan ketika berboncengan sepeda motor bersama sang adik. Azfar dalam perjalanan hendak kembali ke Malang via bus untuk mengejar jadwal keberangkatan Unggul FC ke Pontianak untuk Futsal Nation Cup hari ini (10/2/2026)," ujar manajer Tim Unggul FC Usa Laksono, saat dikonfirmasi pada Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: Kiper Futsal Unggul FC Tewas Dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan Madura
Kehilangan ini terasa sangat mendalam karena Azfar sedang dipersiapkan untuk melakoni turnamen bergengsi di luar pulau.
Manajemen belum bisa memberikan rincian lebih jauh mengenai titik koordinat pasti maupun luka fisik yang diderita korban.
Fokus utama manajemen saat ini adalah memberikan penghormatan terakhir dan menguatkan kondisi psikis seluruh anggota tim lainnya.
Segenap jajaran ofisial direncanakan akan segera bertolak menuju kediaman duka yang berlokasi di wilayah Bangkalan Madura.
"Kami segenap keluarga besar Unggul FC turut berbela sungkawa atas meninggalnya pemain kami, Azfar Burhan, yang mengalami kecelakaan saat hendak kembali dari kampung halamannya ke Malang," ungkap dia kembali.
Ternyata kepulangan Azfar ke rumah orang tuanya memiliki tujuan yang sangat mulia sebagai seorang anak berbakti.
Ia memanfaatkan jeda waktu libur latihan untuk menemui orang tua demi mendapatkan dukungan spiritual yang maksimal.
Azfar ingin memastikan langkahnya ke Pontianak dibarengi dengan doa tulus dari kedua orang tua yang sangat dicintainya.
Sesuai jadwal yang ada, skuat Unggul FC seharusnya berangkat menuju Kalimantan Barat untuk menghadapi tantangan besar berikutnya.
"Sedianya, Azfar disiapkan untuk membela Unggul FC di laga melawan Pangsuma FC di Futsal Nation Cup 2026 di Pontianak, Kamis 12 Februari 2026. Kemarin diketahui pemain berusia 25 tahun itu izin pulang untuk berpamitan mohon doa restu kepada orang tuanya," jelasnya.
Pemain yang baru berusia 25 tahun ini sejatinya merupakan sosok yang sangat loyal dan memiliki sejarah panjang.
Ia merupakan elemen kunci yang sukses membawa klubnya naik kasta dari liga amatir menuju kompetisi profesional.
Kariernya di kancah Pro Futsal League musim 2025-2026 ini baru saja dimulai kembali dengan semangat yang sangat baru.
Kembalinya Azfar ke pelukan Unggul FC pada awal musim ini sebenarnya membawa harapan besar bagi stabilitas pertahanan tim.
"Dedikasinya untuk Unggul FC layak dikenang. Semoga almarhum diberikan tempat yang paling indah di sisi-Nya. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," pungkasnya.
Pihak klub merasa sangat kehilangan sosok yang sudah dianggap seperti bagian dari keluarga inti mereka sendiri.
Kontribusi Azfar dalam membawa tim menjuarai Liga Nusantara periode 2021-2022 akan selalu tertulis dalam buku sejarah klub.
Kini seluruh rekan setimnya harus berjuang di Pontianak dengan membawa semangat yang ditinggalkan oleh mendiang Azfar.
Pertandingan melawan Pangsuma FC pada Kamis lusa dipastikan akan menjadi momen yang emosional bagi seluruh jajaran pemain.
Selamat jalan Azfar Burhan, namamu akan selalu abadi di bawah mistar gawang dan di hati suporter.