- Gelandang legendaris Persija Jakarta, Wahyu Hidayat, dikabarkan meninggal dunia oleh klub pada Selasa (10/2/2026).
- Wahyu Hidayat merupakan pemain kunci yang membawa Persija menjuarai Liga Perserikatan 1979.
- Kemenangan bersejarah tersebut diraih Persija saat mengalahkan PSMS Medan pada 20 Januari 1979 di GBK.
Suara.com - Kabar duka datang dari klub BRI Super League, Persija Jakarta,
Salah satu gelandang terbaik Macan Kemayoran, Wahyu Hidayat meninggal dunia.
Kabar itu diunggah akun Instagram resmi klub @persija, Selasa (10/2/2026).
"Keluarga besar Persija mengucapkan bela sungkawa terdalam atas berpulangnya Wahyu Hidayat, salah satu gelandang legendaris Macan Kemayoran di era perserikatan," tulis unggahan akun tersebut.
"Mari sejenak kita panjatkan doa terbaik untuk almarhum dan semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan," tambahnya.
Sementara melansir laman resmi Persija, Wahu Hidayat sendiri jadi pemain yang membawa tim asal Ibu Kota menjuarai Liga Perserikatan 1979.
Kala itu di laga pamungkas, Macan Kemayoran berhadapan dengan PSMS Medan, 20 Januari 1979 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Wahyu dalam artikel itu menyebut para pemain memiliki ambisi tinggi untuk menjadi juara, meski memiliki statistik yang lebih buruk dibanding lawan.
"Saat itu semangat para pemain berlipat ganda. Saat menginjak rumput GBK dan melihat banyaknya penonton, kami menekankan diri harus menang. Saya ingat betul momen itu," ujar pemain yang kerap memakai nomor punggung 14 itu.
Baca Juga: Gabung Persija, Cyrus Margono Siap Ramaikan Bursa Kiper Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Semangat para pemain Persija terbukti di lapangan. Sempat kesulitan di babak pertama, Andi Lala berhasil mencetak gol pada pertengahan babak kedua.
Gol ini menjadi satu-satunya di laga saat itu dan membuat tim asuhan pelatih asal Polandia, Marek Jonata menjadi juara.
"Saat sudah memakai jersey Persija, semangat pemain bertambah. Kami tidak mau kalah. Apalagi saat itu banyak pemain yang asli dari Jakarta ataupun binaan Persija," tambah Wahyu.