MENGEJUTKAN! Klub Orang Indonesia di Eropa Tembus Semifinal Coppa Italia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 11 Februari 2026 | 10:26 WIB
MENGEJUTKAN! Klub Orang Indonesia di Eropa Tembus Semifinal Coppa Italia
Como (Antara)
baca 10 detik
  • Como melaju ke semifinal Coppa Italia setelah mengalahkan Napoli lewat adu penalti 7-6.

  • Pertandingan berakhir imbang 1-1 melalui gol Martin Baturina dan balasan dari Antonio Vergara.

  • Como dijadwalkan akan bertarung melawan Inter Milan pada babak semifinal dalam dua leg.

Suara.com - Kejutan besar mewarnai panggung perempat final Coppa Italia saat tim tamu, Como berhasil mencuri kemenangan krusial.

Stadion Diego Armando Maradona menjadi saksi bisu kegagalan Napoli mempertahankan gengsi di hadapan pendukungnya sendiri.

Pertandingan yang berlangsung pada Selasa waktu setempat ini berakhir dengan dramatis hingga babak tos-tosan.

Kedua tim menunjukkan performa yang sangat disiplin dengan skor imbang satu sama selama waktu normal.

Adu ketangkasan di titik putih akhirnya menjadi penentu nasib kedua klub besar Italia tersebut di turnamen ini.

Laga dimulai dengan tensi tinggi di mana Napoli langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal.

Gelandang Napoli, Stanislav Lobotka, hampir saja memecah kebuntuan melalui sepakan voli yang sangat terukur.

Namun, ketangguhan Jean Butez di bawah mistar gawang Como berhasil mementahkan peluang emas dari tuan rumah.

Como tidak tinggal diam dan mencoba membalas melalui pergerakan lincah Alex Valle di sisi lapangan.

baca juga

Pertahanan Napoli masih cukup rapat untuk menghalau gempuran yang dibangun oleh anak asuh tim tamu.

Momentum kebangkitan tim tamu akhirnya tiba menjelang berakhirnya paruh pertama pertandingan yang sangat ketat.

Pelanggaran di area terlarang membuat wasit menunjuk titik putih untuk keuntungan besar bagi skuat Como.

Eksekusi dingin dari Baturina pada menit ke-39 sukses mengubah papan skor menjadi keunggulan bagi Como.

Keunggulan satu gol tersebut membuat kepercayaan diri para pemain tamu meningkat drastis sebelum turun minum.

Memasuki interval kedua, Napoli langsung tancap gas demi mengejar ketertinggalan skor dari tim tamu.

Hanya butuh satu menit setelah babak kedua dimulai bagi tuan rumah untuk mencetak gol penyeimbang.

Umpan matang yang dikirimkan oleh Rasmus Hojlund berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh rekan setimnya di depan.

Kedudukan yang kembali imbang membuat pertandingan berjalan semakin terbuka dengan aksi saling serang antar lini.

Hingga peluit panjang dibunyikan setelah 90 menit laga berjalan, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta.

Kedua pelatih mencoba melakukan rotasi pemain guna menyegarkan stamina tim di tengah jadwal yang padat.

Penyelesaian akhir yang kurang maksimal dari kedua belah pihak memaksa laga berlanjut ke babak adu penalti.

Ketenangan mental menjadi faktor pembeda utama dalam sesi penentuan yang sangat emosional bagi para suporter.

Penonton di stadion tampak tegang melihat satu per satu pemain melangkah menuju titik putih penalti.

Dalam drama adu penalti tersebut, Como berhasil menunjukkan mentalitas juara dengan meraih kemenangan tipis.

Skor akhir 7-6 menjadi bukti betapa sengitnya persaingan memperebutkan satu tiket berharga ke babak empat besar.

Kegagalan dua eksekutor penalti dari kubu Napoli menjadi penyebab utama tersingkirnya sang raksasa Serie A.

Keberhasilan ini disambut dengan perayaan luar biasa oleh seluruh pemain dan staf pelatih dari tim Como.

Kemenangan ini secara otomatis membawa Como melangkah lebih jauh dalam kompetisi bergengsi sepak bola Italia.

Ujian berikutnya sudah menanti di depan mata dengan lawan yang memiliki reputasi tidak kalah mentereng.

Pertemuan melawan Inter Milan diprediksi akan menjadi salah satu laga paling dinantikan oleh para pecinta bola.

Format dua leg akan memberikan kesempatan bagi Como untuk menunjukkan konsistensi permainan mereka di level tertinggi.

Dengan jadwal yang sudah ditetapkan, manajemen klub kini fokus pada pemulihan fisik para pemain inti mereka.

Dukungan suporter diharapkan akan terus mengalir demi mewujudkan mimpi mengangkat trofi juara di akhir musim.

Setiap detail taktik akan dipersiapkan dengan sangat matang oleh tim pelatih untuk meredam kekuatan Inter Milan.

Langkah Como musim ini membuktikan bahwa semangat juang tinggi bisa meruntuhkan dominasi klub-klub besar papan atas.

Kejutan demi kejutan diharapkan akan terus berlanjut dalam perjalanan bersejarah mereka di kancah domestik Italia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singkirkan Napoli, Klub Milik Orang Indonesia Sukses Melaju ke Semifinal Piala Italia

Singkirkan Napoli, Klub Milik Orang Indonesia Sukses Melaju ke Semifinal Piala Italia

Bola | Rabu, 11 Februari 2026 | 07:10 WIB

Napoli Diterpa Kondisi Absurd, Antonio Conte Marah Besar

Napoli Diterpa Kondisi Absurd, Antonio Conte Marah Besar

Bola | Minggu, 08 Februari 2026 | 16:05 WIB

Gesture Tak Suka Saat Diganti, Marcus Thuram Bakal Hengkang dari Inter Milan?

Gesture Tak Suka Saat Diganti, Marcus Thuram Bakal Hengkang dari Inter Milan?

Bola | Kamis, 05 Februari 2026 | 19:08 WIB

Terkini

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:55 WIB

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:37 WIB

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:30 WIB

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:23 WIB

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:17 WIB

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 14:52 WIB

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:55 WIB

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:17 WIB

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:02 WIB

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 12:55 WIB

×