Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Jika Libas Semua Lawan

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 11 Februari 2026 | 10:50 WIB
Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Jika Libas Semua Lawan
John Herdman (IG John Herdman)
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia berpeluang naik ke peringkat 118 FIFA jika juara FIFA Series 2026.

  • John Herdman dipastikan tidak menambah pemain naturalisasi baru karena kendala waktu persiapan.

  • Kemenangan atas Saint Kitts and Nevis dan Bulgaria menjadi kunci dongkrak poin FIFA.

Suara.com - Antusiasme tinggi menyelimuti persiapan Timnas Indonesia menjelang bergulirnya ajang FIFA Series 2026 pada akhir Maret mendatang.

Keberhasilan merengkuh gelar juara dalam turnamen ini diprediksi akan memberikan kepuasan luar biasa bagi sang pelatih, John Herdman.

Selain menyuntikkan mentalitas pemenang, trofi ini menjadi kunci utama bagi Indonesia untuk memperbaiki posisi di tabel peringkat dunia.

Kenaikan peringkat secara signifikan menjadi target yang sangat realistis jika melihat lawan-lawan yang akan dihadapi nanti.

Indonesia berpeluang besar menunjukkan taringnya sebagai kekuatan baru yang patut diperhitungkan di kancah sepak bola internasional.

1. Skema Pertandingan dan Target Poin

Turnamen edisi Indonesia ini akan menghadirkan persaingan sengit antara tuan rumah, Saint Kitts and Nevis, Bulgaria, serta Kepulauan Solomon.

Setiap kontestan dijadwalkan melakoni dua pertandingan penting untuk mengumpulkan poin maksimal selama periode kalender FIFA tersebut.

Langkah awal skuad asuhan John Herdman akan dimulai dengan menghadapi tantangan dari tim Saint Kitts and Nevis.

baca juga

Laga perdana yang krusial ini dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, 27 Maret 2026 mendatang di hadapan pendukung sendiri.

Kemenangan di partai pembuka menjadi syarat mutlak jika ingin melaju ke babak final melawan pemenang antara Bulgaria atau Kepulauan Solomon.

2. Kalkulasi Kenaikan Peringkat Dunia

Berdasarkan data teknis, hasil positif melawan Saint Kitts and Nevis akan menyumbangkan tambahan sebesar 3,96 poin bagi Indonesia.

Angka yang jauh lebih besar menanti di partai puncak, di mana kemenangan atas Bulgaria akan membuahkan 6,20 poin tambahan.

Secara akumulatif, kesuksesan menyapu bersih kemenangan akan mendongkrak total poin Indonesia dari 1.144,73 menjadi 1.154,89 angka.

Loncatan poin tersebut diproyeksikan membawa Garuda terbang tinggi dari posisi 122 menuju peringkat 118 dunia pada April 2026.

Pencapaian ini sekaligus menjadi sinyal bahaya bagi negara-negara pesaing yang posisinya terancam tergeser oleh laju Timnas Indonesia.

3. Skuad yang Terancam Disalip Indonesia

Jika misi juara sukses dijalankan, Indonesia dipastikan bakal menggusur posisi rival abadi mereka, Malaysia, yang kini di peringkat 121.

Tidak hanya Malaysia, tim nasional Sierra Leone yang duduk di urutan 120 dunia juga masuk dalam daftar target pergeseran posisi.

Kekuatan sepak bola Asia Timur, Korea Utara, pun terancam turun dari peringkat 119 jika Indonesia berhasil mengamankan poin penuh.

Bahkan Namibia yang saat ini nyaman di posisi 118 dunia berpotensi besar untuk disalip oleh progresivitas poin skuad Merah Putih.

Dominasi di FIFA Series 2026 akan menjadi pembuktian bahwa peringkat Indonesia mampu bersaing dengan negara dari berbagai konfederasi.

4. Strategi Pemain Tanpa Wajah Baru

Fokus kini tertuju pada kebijakan pemilihan pemain yang akan diterapkan oleh John Herdman dalam melakoni debut resminya ini.

Meski banyak spekulasi beredar, nampaknya tidak akan ada penambahan personel melalui jalur naturalisasi untuk agenda pertandingan bulan Maret.

Keputusan ini diambil mengingat efisiensi waktu dan kebutuhan pelatih untuk memahami karakteristik pemain yang sudah tersedia saat ini.

John Herdman memilih untuk mengoptimalkan potensi skuad yang ada sebagai fondasi awal taktiknya di kursi kepelatihan Timnas Indonesia.

Ajang ini menjadi ruang ujian pertama bagi para pemain lama untuk membuktikan kualitas mereka di bawah arahan nakhoda baru.

5. Pentingnya Momentum Debut John Herdman

Kehadiran John Herdman diharapkan mampu memberikan warna baru dalam skema permainan Timnas Indonesia yang lebih modern dan agresif.

Meskipun tanpa tambahan pemain naturalisasi baru, kerangka tim saat ini dinilai sudah memiliki kedalaman skuad yang cukup mumpuni.

Kekompakan antara pemain lokal dan pemain yang sudah dinaturalisasi sebelumnya akan menjadi kunci sukses dalam menghadapi lawan dari Eropa.

Dukungan penuh dari suporter diharapkan dapat membakar semangat para pemain saat berlaga di turnamen yang sangat bergengsi ini.

Kesuksesan di FIFA Series 2026 akan menjadi batu loncatan penting bagi Indonesia sebelum menghadapi turnamen-turnamen besar lainnya di masa depan.

Publik sepak bola tanah air tentu menaruh harapan besar pada pundak John Herdman untuk membawa perubahan positif yang instan.

Visi jangka panjang untuk menembus peringkat 100 besar dunia dimulai dari langkah kecil namun pasti di turnamen resmi FIFA ini.

Konsistensi permainan dan disiplin taktik akan menjadi sorotan utama dalam dua pertandingan yang akan dilakoni skuad Garuda nanti.

Jika semua rencana berjalan mulus, bulan April 2026 akan menjadi catatan sejarah baru bagi posisi Indonesia di mata sepak bola dunia.

Perjuangan ini bukan sekadar mengejar trofi, melainkan upaya martabat bangsa untuk terus merangkak naik ke level tertinggi kompetisi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Timnas Indonesia Bantu Timnya Tampil Gahar di AFC Champions League Elite 2025/2026

Pemain Timnas Indonesia Bantu Timnya Tampil Gahar di AFC Champions League Elite 2025/2026

Bola | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:26 WIB

Krisis Pemain Bintang, John Herdman Bisa Orbitkan 6 Debutan di FIFA Series 2026

Krisis Pemain Bintang, John Herdman Bisa Orbitkan 6 Debutan di FIFA Series 2026

Bola | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:14 WIB

Jadwal Resmi Debut John Herdman di Timnas Indonesia: Catat Tepat dan Tanggalnya!

Jadwal Resmi Debut John Herdman di Timnas Indonesia: Catat Tepat dan Tanggalnya!

Bola | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor

Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi

Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet

Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Pertamina Lubricants Catat Volume Ekspor 11 Ribu KL ke 16 Negara

Pertamina Lubricants Catat Volume Ekspor 11 Ribu KL ke 16 Negara

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:52 WIB

×