Pelatih Malaysia Bicara Fenomena Pemain Diaspora di Super League: Plus di Bisnis, Minus di Karier?

Arief Apriadi

Kamis, 12 Februari 2026 | 14:48 WIB
Pelatih Malaysia Bicara Fenomena Pemain Diaspora di Super League: Plus di Bisnis, Minus di Karier?
Pelatih asal Malaysia, Raja Isa Bicara Fenomena Pemain Diaspora di Super League: Baik untuk Bisnis, Berat untuk Karier?. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pelatih Malaysia Raja Isa menilai kepindahan pemain diaspora ke Super League adalah dinamika baru yang positif bagi pemasaran sepak bola Indonesia, namun menantang bagi karier pemain.
  • Status pemain naturalisasi tidak menjamin tempat utama, terutama di klub besar seperti Persib dan Persija yang persaingannya sangat ketat.
  • Bermain di Indonesia bisa menjadi "zona nyaman" yang lebih baik untuk jam terbang dan kontrak dibandingkan minimnya kesempatan di Eropa, namun pemain harus tetap bekerja keras.

Suara.com - Fenomena migrasi pemain diaspora Timnas Indonesia ke kompetisi BRI Super League 2025/2026 kini menjadi sorotan serius dari pelatih asal Malaysia, Raja Isa.

Pengamat sepak bola yang sudah tidak asing dengan kultur liga Indonesia ini menilai kepulangan para pemain keturunan Eropa akan menciptakan dinamika baru yang sangat menarik.

Keputusan pemain muda seperti Shayne Pattynama, Ivar Jenner, hingga Rafael Struick untuk berkompetisi di liga domestik menjadi bukti bahwa sepak bola nasional memiliki daya tarik tersendiri.

Persija Jakarta dan Persib Bandung menjadi dua klub terdepan yang paling agresif memulangkan para talenta diaspora pada bursa transfer paruh musim ini.

Persija sukses mengamankan tanda tangan Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra, sementara Persib memulangkan Dion Markx dan meminjam Ivar Jenner.

Kehadiran mereka menyusul Rafael Struick di Dewa United dan Jens Raven di Bali United yang sudah lebih dulu mencicipi ketatnya persaingan di Indonesia.

Namun, adaptasi para pemain muda ini tidak berjalan mulus karena mereka masih kesulitan mendapatkan menit bermain yang signifikan di klub masing-masing.

Raja Isa menilai bahwa status pemain naturalisasi tidak akan menjadi jaminan bagi mereka untuk langsung mendapatkan tempat di tim utama.

Menurutnya, setiap pelatih akan tetap menurunkan pemain terbaik sesuai kebutuhan taktik dan performa di sesi latihan tanpa memandang latar belakang pemain.

baca juga

"Pelatih akan selalu memilih pemain yang paling siap, tidak peduli dia pemain lokal atau naturalisasi," ujar Raja Isa.

Meski begitu, ia melihat adanya keuntungan regulasi bagi para pemain diaspora karena mereka tidak terhitung sebagai pemain asing.

"Peluang bermain tetap terbuka, apalagi ada aturan wajib menurunkan pemain U-22 di setiap pertandingan," tambahnya.

Raja Isa juga mengingatkan bahwa persaingan di klub raksasa seperti Persija dan Persib akan jauh lebih berat karena diisi oleh banyak pemain muda berkualitas.

Di sisi lain, Raja Isa melihat fenomena ini sebagai langkah positif bagi industri pemasaran sepak bola Indonesia.

Popularitas pemain diaspora dinilai mampu mendongkrak jumlah penonton di stadion serta menarik minat sponsor untuk berinvestasi.

Ia menganggap bermain di Indonesia bisa menjadi zona nyaman yang lebih baik bagi para pemain untuk mendapatkan jam terbang dan kontrak yang layak dibandingkan minimnya kesempatan di Eropa.

Namun, Raja Isa tetap memberikan peringatan bahwa para pemain tersebut harus siap bekerja keras dan menghadapi kekecewaan jika performanya tidak sesuai ekspektasi.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Calon Lawan Timnas Indonesia, St Kitts and Nevis Diperkuat Eks Rekan Elkan Baggott

Calon Lawan Timnas Indonesia, St Kitts and Nevis Diperkuat Eks Rekan Elkan Baggott

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 14:47 WIB

Gustavo Almeida Bicara Persaingan Lini Depan Persija dengan Mauro Zijlstra dan Alaeddine Ajaraie

Gustavo Almeida Bicara Persaingan Lini Depan Persija dengan Mauro Zijlstra dan Alaeddine Ajaraie

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 14:33 WIB

Sudah Siapkan Pemain untuk Asian Games 2026, Timnas Indonesia Malahan Dicoret

Sudah Siapkan Pemain untuk Asian Games 2026, Timnas Indonesia Malahan Dicoret

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 14:22 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×