-
John Herdman memantau Samuel Silalahi sebagai calon pemain naturalisasi baru untuk Timnas Indonesia.
-
Samuel Silalahi adalah gelandang Norwegia U-20 berdarah Batak yang berkarier di klub Stromsgodset.
-
Peluang Samuel membela Garuda masih terbuka lebar karena belum debut di timnas senior.
Suara.com - Satu lagi talenta berbakat pemain keturunan Indonesia dari benua Eropa muncul sebagai kandidat kuat pengisi Timnas Indonesia.
Sosok gelandang muda yang memiliki marga Batak ini tercatat sudah membela timnas Norwegia U-20.
Nama Samuel Silalahi kini mulai diperbincangkan sebagai salah satu opsi pemain naturalisasi bagi Indonesia.
Identitas Indonesianya sangat kental terlihat dari nama belakang yang disandangnya sebagai putra daerah Sumatera Utara.
Kehadiran pelatih baru John Herdman membawa angin segar sekaligus harapan baru bagi seluruh pendukung.
Masyarakat menaruh ekspektasi tinggi kepada Herdman setelah periode sulit bersama pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert.
Ujian perdana sang arsitek lapangan hijau akan dimulai pada ajang FIFA Series bulan Maret 2026.
Saint Kitts and Nevis akan menjadi lawan pertama yang dihadapi dalam agenda kalender resmi FIFA tersebut.
Menjelang pertandingan penting tersebut, sang pelatih terus bergerak aktif melakukan pemantauan pemain secara intensif.
Baca Juga: Tanpa Naturalisasi, John Herdman Bisa Pertajam Lini Depan Timnas Indonesia dengan Juara Liga Belanda
Perjalanan jauh ditempuh oleh Herdman demi menemukan kepingan puzzle yang tepat bagi strategi timnya.
Herdman menekankan pentingnya pengalaman di level internasional serta kecerdasan membaca taktik bagi setiap calon pemainnya.
Langkah sang pelatih yang kerap muncul di berbagai stadion menunjukkan keseriusannya membangun kedalaman skuad berkualitas.
Target pantauannya tidak terbatas pada pemain yang sudah memiliki paspor Indonesia saja di kompetisi domestik.
Para pemain diaspora di luar negeri yang belum berpindah kewarganegaraan juga masuk dalam radar pengamatannya.
Bahkan, penyerang Australia Luke Vickery memberikan testimoni mengejutkan terkait cara kerja sang pelatih tim nasional Indonesia.
Kawasan Skandinavia kini menjadi salah satu titik fokus pencarian karena menyimpan banyak talenta muda potensial.
Samuel Silalahi muncul ke permukaan sebagai permata tersembunyi yang memiliki catatan impresif bersama Norwegia U-20.
Gelandang kreatif ini diketahui telah mengoleksi empat caps bersama tim nasional kelompok umur negara tersebut.
Darah Batak yang mengalir di tubuh Samuel berasal dari kedua orang tuanya yang merantau ke Norwegia.
Pemain yang lahir di Oslo pada 2 Juni 2005 ini memiliki nama lengkap Samuel Agung Marcello Silalahi.
Panggilan dari timnas Norwegia U-20 baru saja diterimanya pada awal tahun 2025 yang lalu secara resmi.
Berdasarkan data Transfermarkt, Samuel melakoni laga pertamanya saat Norwegia beruji coba melawan tim Uzbekistan.
Dalam laga debut yang berlangsung pada 22 Maret tersebut, ia mendapatkan kesempatan bermain selama 45 menit.
Menariknya, bakat sepak bola di keluarga Silalahi tidak hanya berhenti pada sosok Samuel Agung Marcello saja.
Adik kandungnya yang bernama Immanuel Silalahi juga merupakan pemain muda potensial yang dipanggil Norwegia U-15.
Immanuel saat ini sedang meniti karier di klub Valerenga yang merupakan tim papan atas di liga tersebut.
Samuel sendiri memiliki posisi murni sebagai gelandang serang dengan postur tubuh ideal setinggi 177 sentimeter.
Karier profesionalnya dimulai saat ia bergabung dengan klub lokal Norwegia bernama FK Mandalskameratene beberapa tahun lalu.
Pada tahun 2022, klub kasta atas Stromsgodset memutuskan untuk meminang jasanya guna memperkuat lini tengah mereka.
Proses adaptasinya berjalan sangat cepat hingga ia berhasil menembus skuad utama tim senior dua tahun kemudian.
Kematangan permainannya mulai terlihat jelas saat ia diberikan kesempatan tampil reguler pada musim kompetisi 2024.
Ia mencatatkan 14 kali penampilan dan menyumbangkan satu umpan matang yang berbuah gol bagi timnya.
Performa apiknya terus berlanjut pada musim berikutnya dengan total 13 pertandingan yang sudah dijalani olehnya.
Hingga saat ini, memang belum ada komunikasi formal yang terjalin antara pihak PSSI dengan sang pemain.
Meskipun begitu, kesempatan Samuel untuk mengenakan seragam Merah Putih masih terbuka secara regulasi internasional FIFA.
Hal ini dikarenakan dirinya belum pernah mencatatkan penampilan bersama tim nasional senior Norwegia dalam ajang resmi.
Usianya yang masih sangat muda, yakni 19 tahun, membuatnya menjadi investasi jangka panjang yang sangat menarik.
Kehadirannya di lini tengah diharapkan mampu memberikan dimensi permainan baru yang lebih cerdas dan juga dinamis.
John Herdman diprediksi akan terus mengumpulkan data sebelum memutuskan siapa pemain keturunan yang akan segera diproses.
Kebutuhan akan gelandang kreatif yang memiliki visi bermain Eropa sangat mendesak bagi perkembangan tim nasional Indonesia.
Supporter kini tinggal menunggu apakah Samuel Silalahi akan menjadi nama berikutnya yang terbang menuju Jakarta.
Persaingan di lini tengah timnas akan semakin kompetitif jika pemain-pemain berkualitas seperti dirinya bersedia bergabung.
Agenda FIFA Series 2026 menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan wajah-wajah baru di bawah arahan John Herdman.