-
John Herdman hadapi dilema pilih kiper utama antara Emil Audero dan Maarten Paes.
-
Emil Audero tunjukkan performa gemilang dengan tujuh clean sheet di Serie A Italia.
-
Maarten Paes tetap jadi pesaing kuat meski sempat terkendala masalah cedera hamstring.
Suara.com - Era kepemimpinan John Herdman di kursi kepelatihan Timnas Indonesia langsung disambut dengan dilema besar di posisi penjaga gawang.
Pelatih asal Inggris tersebut kini harus menimbang secara matang siapa yang layak menjadi sosok nomor satu di bawah mistar.
Dua nama besar, Emil Audero Mulyadi dan Maarten Paes, menjadi sorotan utama menyongsong ajang FIFA Series 2026 mendatang.
Penampilan impresif yang ditunjukkan keduanya di kompetisi luar negeri membuat persaingan posisi kiper semakin memanas bagi skuad Garuda.
Kondisi fisik dan catatan statistik terbaru menjadi parameter utama bagi Herdman sebelum menentukan pilihan finalnya nanti.
Dominasi Emil Audero di Kompetisi Kasta Tertinggi Italia
Emil Audero yang kini merumput di Serie A bersama Cremonese sedang berada dalam puncak performa terbaiknya musim ini.
Kiper kelahiran Mataram tersebut tercatat telah membukukan 7 kali nirbobol atau clean sheet di liga paling kompetitif itu.
Berdasarkan data terbaru, ia bahkan melakukan enam penyelamatan krusial saat membawa timnya menahan imbang Genoa baru-baru ini.
Ketangguhan Audero di Italia menjadikannya salah satu kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di kancah sepak bola Negeri Pizza.
Pengalamannya menghadapi striker kelas dunia di Eropa memberikan rasa aman yang luar biasa bagi lini pertahanan Indonesia.
Kondisi Maarten Paes dan Tantangan di Amerika Serikat
Di sisi lain, Maarten Paes yang menjadi andalan FC Dallas di Major League Soccer (MLS) sedang berjuang dengan kebugaran.
Kiper bertinggi 192 cm tersebut sempat absen dalam beberapa laga penting akibat mengalami masalah pada cedera hamstring.
Meskipun demikian, Paes tetap dikenal sebagai penjaga gawang dengan kemampuan distribusi bola yang sangat modern dan akurat.