- Persib Bandung akan menjamu Ratchaburi FC di GBLA pada 18 Februari 2026 setelah kalah 0-3 di leg pertama.
- Pelatih Bojan Hodak mengakui banyak kesalahan terjadi di leg pertama saat melawan wakil Thailand itu.
- Persib wajib menang dengan selisih gol lebih dari tiga untuk membalikkan keadaan lolos ke perdelapan final.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, optimistis anak asuhnya tampil lebih baik saat menghadapi Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Menurut Hodak, pada leg pertama di Stadion Ratchaburi, Rabu (11/2/2026), timnya melakukan banyak kesalahan. Akibatnya, Persib kalah 0-3 dari wakil Thailand tersebut.
Tiga gol Ratchaburi dicetak Pedro "Tana" Placeres pada menit ke-5 dan 84 serta Gabriel Mutombo Kupa pada menit ke-53.
Hodak mengatakan tim pelatih langsung melakukan evaluasi dan membenahi kekurangan setelah laga pertama. Ia yakin Persib bisa menunjukkan performa berbeda di hadapan Bobotoh.
"Bagi kami, besok adalah laga penting. Di pertandingan pertama, kami melakukan terlalu banyak kesalahan," kata Hodak dalam konferensi pers jelang laga, Selasa (17/2/2026).
"Ada pertandingan ketika semuanya berjalan salah. Saya yakin besok akan jauh lebih baik. Saya berharap stadion akan penuh," ujarnya.
Hodak menyadari kekalahan 0-3 membuat langkah Persib berat. Maung Bandung harus menang dengan selisih lebih dari tiga gol untuk memastikan tiket ke babak delapan besar.
Meski tidak mudah, pelatih asal Kroasia itu menegaskan peluang tetap terbuka.
"Skor 3-0 adalah hasil yang sulit dibalikkan. Namun dalam sepak bola, Anda tidak pernah tahu. Semua bisa terjadi," ungkapnya.
Baca Juga: Persib Bandung Yakin Mau Rekrut? Ronald Koeman Jr Dicap Kegendutan sebagai Kiper
Pelatih yang membawa Persib meraih gelar juara Liga 1 secara beruntun itu menegaskan timnya akan tampil habis-habisan.
"Kami akan bermain all out dan mencoba yang terbaik. Saya berharap kami mendapatkan hasil positif," tegas Hodak.
Kontributor : Rahman